10 Rekomendasi Sekuritas Saham Terbaik di Indonesia 2026

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 24 Juni 2026 - 06:44 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

Memilih sekuritas yang tepat merupakan langkah pertama dan paling penting sebelum memulai investasi saham. Sekuritas atau perusahaan sekuritas adalah perantara yang memfasilitasi jual beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan semakin banyaknya pilihan sekuritas, investor perlu cermat membandingkan fitur, biaya, dan layanan yang ditawarkan.

Hingga awal 2026, tercatat lebih dari 100 perusahaan sekuritas yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jumlah investor saham di Indonesia juga terus meningkat, mencapai 13,5 juta single investor identification (SID) per Maret 2026.

Kriteria Memilih Sekuritas

Sebelum membahas rekomendasi, penting untuk memahami kriteria yang perlu dipertimbangkan:

  • Legalitas. Pastikan sekuritas terdaftar di OJK dan menjadi anggota BEI.
  • Biaya transaksi. Perbandingan fee beli, fee jual, dan biaya lainnya.
  • Platform trading. Kemudahan penggunaan aplikasi dan fitur yang tersedia.
  • Setoran minimum. Beberapa sekuritas memerlukan setoran awal, ada yang tidak.
  • Riset dan edukasi. Ketersediaan laporan riset saham dan materi edukasi.
  • Layanan pelanggan. Kecepatan dan kemudahan menghubungi customer service.

10 Sekuritas Terbaik di Indonesia 2026

1. Mandiri Sekuritas (MANSEK)

Mandiri Sekuritas adalah anak perusahaan Bank Mandiri yang menawarkan platform trading MOST (Mandiri Online Securities Trading). Keunggulannya termasuk integrasi dengan rekening Bank Mandiri, riset berkualitas, dan akses IPO yang mudah. Fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%. Setoran awal mulai dari Rp100.000.

Cocok untuk: Nasabah Bank Mandiri dan investor yang menginginkan layanan full-service.

2. BCA Sekuritas (BCAS)

BCA Sekuritas menawarkan platform BEST (BCA Sekuritas Online Trading) dengan antarmuka yang intuitif. Integrasi dengan rekening BCA memudahkan proses deposit dan withdrawal. Fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%.

Cocok untuk: Nasabah BCA dan investor yang mengutamakan kemudahan transaksi.

3. Ajaib Sekuritas

Ajaib menjadi salah satu sekuritas paling populer di kalangan investor muda. Aplikasinya yang user-friendly, registrasi sepenuhnya online, dan setoran awal Rp0 membuatnya sangat ramah untuk pemula. Fee beli 0,10% dan fee jual 0,18%.

Cocok untuk: Pemula dan investor muda yang menginginkan kemudahan.

4. Stockbit (dahulu Sinarmas Sekuritas)

Stockbit menggabungkan platform trading dengan social media untuk investor. Fitur komunitas memungkinkan diskusi dan analisis bersama. Fee beli 0,10% dan fee jual 0,20%. Setoran awal Rp100.000.

Cocok untuk: Investor yang suka diskusi dan analisis komunitas.

5. IPOT (Indo Premier Sekuritas)

IPOT dikenal dengan fitur Robo Trading yang bisa mengeksekusi order secara otomatis berdasarkan strategi yang ditetapkan. Fee beli 0,10% dan fee jual 0,20%. Setoran awal Rp100.000.

Cocok untuk: Investor yang menginginkan otomatisasi trading.

6. Trimegah Sekuritas

Trimegah Sekuritas adalah salah satu sekuritas tertua dan terpercaya di Indonesia. Mereka aktif sebagai penjamin emisi IPO dan menawarkan riset yang sangat mendalam. Fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%.

Cocok untuk: Investor berpengalaman yang mengutamakan riset berkualitas.

7. Mirae Asset Sekuritas

Mirae Asset Sekuritas menawarkan platform HOTS (Hana Online Trading System) yang canggih dengan charting tools lengkap. Fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%. Setoran awal Rp10.000.000.

Cocok untuk: Trader aktif yang membutuhkan fitur analisis teknikal lengkap.

8. CGS-CIMB Sekuritas

CGS-CIMB adalah joint venture antara CGS International dan CIMB yang menawarkan akses ke pasar regional Asia. Fee kompetitif dan platform trading yang stabil. Fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%.

Cocok untuk: Investor yang tertarik diversifikasi ke pasar saham regional.

9. Maybank Sekuritas

Maybank Sekuritas menawarkan platform MOPS (Maybank Online Payment System) dengan fitur yang lengkap. Integrasi dengan Maybank Indonesia memudahkan perbankan. Fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%.

Cocok untuk: Nasabah Maybank dan investor yang menginginkan layanan perbankan terpadu.

10. MNC Sekuritas

MNC Sekuritas menawarkan platform trading dengan setoran awal yang rendah dan edukasi investasi yang aktif. Fee beli 0,10% dan fee jual 0,20%. Setoran awal Rp100.000.

Cocok untuk: Pemula dengan modal terbatas yang butuh edukasi.

Perbandingan Biaya Sekuritas

Berikut ringkasan perbandingan fee transaksi dari 10 sekuritas rekomendasi:

  • Fee beli terendah: Ajaib, Stockbit, IPOT, MNC (0,10%)
  • Fee jual terendah: Ajaib, IPOT, MNC (0,18-0,20%)
  • Setoran awal terendah: Ajaib (Rp0), MNC (Rp100.000)

Tips Memilih Sekuritas untuk Pemula

  • Mulai dari yang tanpa setoran minimum. Ajaib dan beberapa sekuritas lain memungkinkan Anda mulai tanpa modal besar.
  • Perhatikan total biaya. Jangan hanya melihat fee beli, tapi juga fee jual dan biaya-biaya lainnya.
  • Coba demo atau paper trading. Beberapa sekuritas menyediakan akun demo untuk berlatih tanpa risiko.
  • Pastikan customer service responsif. Coba hubungi CS sebelum membuka rekening untuk menilai responsivitasnya.
  • Pertimbangkan ekosistem. Jika sudah nasabah bank tertentu, memilih sekuritas yang terafiliasi bisa memudahkan transaksi.

Kesimpulan

Tidak ada sekuritas yang sempurna untuk semua orang. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan, gaya investasi, dan kondisi finansial masing-masing. Bagi pemula, Ajaib atau MNC Sekuritas bisa menjadi pilihan awal yang baik. Untuk investor berpengalaman, Mirae Asset atau Trimegah menawarkan fitur yang lebih canggih. Yang terpenting, pastikan sekuritas yang dipilih terdaftar resmi di OJK dan menjadi anggota BEI.

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →