Permintaan Produk RI Meningkat, Alibaba.com Hadirkan Tim AI Pendukung Perdagangan Global

Oleh : Hariyanto | Jumat, 19 Juni 2026 - 15:06 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Alibaba.com memperkuat komitmennya terhadap pengembangan perdagangan lintas batas dengan meluncurkan Accio Work, tim bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI agentic) yang ditujukan untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM) menjalankan operasional ekspor secara lebih efisien. Bersamaan dengan itu, platform e-commerce B2B global tersebut juga membuka pendaftaran CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia dengan total hadiah hingga Rp2 miliar.

Peluncuran Accio Work dilakukan di tengah meningkatnya minat pembeli global terhadap produk asal Indonesia. Teknologi berbasis AI tersebut dirancang untuk menjalankan berbagai proses perdagangan secara end-to-end, mulai dari identifikasi pasar potensial, riset tren dan kompetitor, pencarian pemasok, optimalisasi katalog produk, hingga mendukung pemasaran dan pengelolaan toko secara lebih efektif.

General Manager APAC Region Alibaba.com, Shawn Yang, mengatakan kecerdasan buatan kini telah menjadi fondasi penting yang mengubah cara bisnis beroperasi di tengah dinamika perdagangan global.

"Di tengah dinamisnya lingkungan perdagangan global, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan; ia telah menjadi infrastruktur inti yang secara fundamental mengubah cara bisnis beroperasi. Kami menghadirkan Accio Work agar UKM dan solopreneur di Indonesia dapat mengakses kemampuan operasional yang sebelumnya lebih banyak dimiliki perusahaan besar. Dengan dukungan AI, mereka dapat menjalankan berbagai aktivitas perdagangan global secara lebih cepat dan efisien," ujar Shawn Yang dalam keterangannya, Kamis (18/6).

Alibaba.com menilai salah satu hambatan utama ekspansi UKM Indonesia ke pasar internasional adalah keterbatasan sumber daya manusia dan kompleksitas proses perdagangan global. Accio Work dirancang untuk berfungsi layaknya penasihat strategis sekaligus tim eksekusi yang bekerja selama 24 jam, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus pada pengambilan keputusan strategis.

Head of Global Seller Product & Services and APAC Buyer Growth Alibaba.com, James Zhang, mengatakan Accio Work dirancang agar mudah diadopsi oleh bisnis berskala kecil.

"Accio Work dirancang untuk memberikan UKM sebuah tim AI yang benar-benar plug-and-play; yang lebih mudah diadopsi, lebih profesional dalam eksekusi, dan lebih otonom dalam operasional. Kami percaya inovasi ini akan mendefinisikan ulang cara tim-tim kecil di Indonesia bersaing dan tumbuh di pasar internasional," katanya.

Alibaba.com memandang Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas di Asia Tenggara, ditopang oleh besarnya ekosistem UKM dan meningkatnya minat pelaku usaha dalam menjangkau pembeli internasional melalui platform digital.

Head of Indonesia Business di Alibaba.com, Roger Luo, mengungkapkan permintaan terhadap produk Indonesia dari pasar global terus meningkat. Menurut dia, tantangan berikutnya adalah memastikan pelaku usaha lokal memiliki kapasitas operasional yang memadai untuk merespons peluang tersebut.

"Kami melihat semakin banyak pembeli global yang mencari produk asal Indonesia di berbagai kategori. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan daya saing produk Indonesia semakin diakui di pasar internasional. Tantangannya kini bukan hanya membuka akses pasar, tetapi juga memastikan bisnis lokal memiliki kemampuan operasional yang memadai untuk merespons peluang tersebut secara cepat dan konsisten," ujar Roger Luo.

Ia menambahkan, fokus Alibaba.com di Indonesia adalah membantu pelaku usaha memperkuat kapabilitas operasional, mulai dari menemukan pembeli lebih cepat hingga mengelola aktivitas perdagangan dalam skala besar.

"Fokus kami di Indonesia adalah membantu bisnis lokal membangun kapabilitas operasional yang nyata, seperti menemukan pembeli lebih cepat, mempublikasikan produk dengan lebih efisien, serta mengelola operasional dalam skala besar. Accio Work adalah katalis untuk mewujudkan hal tersebut," katanya.

Selain memperkenalkan Accio Work, Alibaba.com juga membuka pendaftaran CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia. Kompetisi inovasi berbasis AI tersebut ditujukan bagi UKM, startup, dan mahasiswa untuk mengembangkan ide produk menjadi solusi bisnis yang siap diuji dan dipasarkan secara lebih luas.

Program ini menjadi bagian dari upaya Alibaba.com mendorong lahirnya inovator baru di Indonesia. Peserta akan memperoleh akses terhadap berbagai perangkat AI untuk memvalidasi ide, menyusun strategi go-to-market, mempercepat pengembangan produk, serta meningkatkan kesiapan bisnis untuk berkembang ke pasar yang lebih luas.

Pendaftaran CoCreate Pitch 2026 dibuka sejak 18 Juni hingga 25 Agustus 2026 tanpa dipungut biaya. Sepuluh finalis Indonesia akan diumumkan pada 10 September 2026, sebelum memasuki babak final nasional pada akhir September. Pemenang nasional akan memperoleh kesempatan mewakili Indonesia dalam ajang global CoCreate 2026 yang digelar di London pada November mendatang.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →