Elitery Optimalkan Inovasi AI dan Keamanan Siber untuk Jaga Kinerja Solid 2026
INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PT Data Sinergitama Jaya Tbk. (ELIT) atau Elitery, emiten penyedia layanan managed services dan solusi cloud terkemuka, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose Tahun Buku 2025.
Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah langkah strategis Perseroan untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang, termasuk reinvestasi laba guna mendukung ekspansi ke kawasan Asia dan Eropa.
Mengusung tema laporan tahunan “Expanding Horizons, Sustaining Resilience”, Perseroan menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan bisnis di pasar internasional sekaligus memperkuat daya saing sebagai perusahaan teknologi Indonesia berstandar global. Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, Perseroan telah memperluas kehadirannya di Malaysia melalui Elitery Global Technology Sdn. Bhd. Langkah tersebut menjadi fondasi awal bagi rencana ekspansi yang lebih luas ke berbagai negara di kawasan Asia dan Eropa, seiring meningkatnya kebutuhan layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan siber di tingkat global.
Dalam RUPS Tahunan, pemegang saham juga menyetujui reinvestasi laba bersih untuk
memperkuat fundamental bisnis dan mendukung strategi pertumbuhan. Alokasi dana tersebut akan diarahkan pada pengembangan teknologi, ekspansi pasar internasional, serta penguatan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber. Selain itu, keputusan untuk tidak membagikan dividen diambil untuk membangun bantalan likuiditas (cash buffer) di tengah ketidakpastian ekonomi global dan potensi tekanan makroekonomi. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengamankan keberlangsungan operasional (going concern) dan menjaga fleksibilitas Perseroan di masa depan.
Direktur Utama Elitery, Kresna Adiprawira, menjelaskan bahwa optimisme Perseroan di tahun 2026 didorong oleh proyeksi peningkatan kebutuhan keamanan informasi global dan potensi ekonomi digital Indonesia yang terus bertumbuh pesat. Dengan berbekal pengalaman menangani sistem mission critical sejak 2011, Elitery fokus pada akselerasi teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui platform seperti Elipedia, Elitementor dan penguatan layanan keamanan siber yang proaktif. Inovasi ini didukung oleh status Perseroan sebagai satu-satunya mitra lokal di Indonesia yang memiliki sertifikasi Google Cloud Managed Service Provider (MSP)
dan Managed Security Services Provider (MSSP). Di awal tahun 2026, Elitery juga meraih AWS Migration Competency Designation yang menegaskan keahlian Perseroan dalam layanan migrasi dan transformasi cloud. Berbagai pencapaian tersebut semakin memperkuat
keunggulan kompetitif Elitery dalam menghadirkan layanan berstandar global.
“Inovasi teknologi, terutama di bidang cybersecurity dan AI, serta ekspansi regional merupakan fokus utama kami di masa depan. Elitery berkomitmen untuk terus bertumbuh sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global, khususnya di kawasan Asia dan Eropa,” ujar Kresna Adiprawira.
Di tahun 2025, Elitery mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 30,35% secara tahunan (YoY) menjadi Rp33,72 miliar. Pencapaian ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga kualitas profitabilitas di tengah optimalisasi pendapatan usaha yang tercatat sebesar Rp462,86 miliar. Pada periode yang sama, laba kotor Perseroan meningkat 7,69% menjadi Rp124,33 miliar.
Kinerja tersebut didukung oleh fokus Elitery pada layanan bernilai tambah tinggi, termasuk penguatan solusi cloud, managed services, dan layanan keamanan siber proaktif. Hal ini tercermin dari peningkatan Gross Profit Margin dari 24,14% menjadi 26,86%, serta kenaikan EBITDA sebesar 17,49% menjadi Rp68,69 miliar.
Dari sisi neraca, fundamental keuangan Perseroan juga menunjukkan penguatan. Aset lancar meningkat menjadi Rp171,58 miliar, sementara posisi kas dan bank menguat menjadi Rp41,74 miliar. Tingkat kesehatan keuangan Perseroan turut membaik, sebagaimana tercermin dari kenaikan Current Ratio dari 1,35 menjadi 1,24 di tahun 2025, serta penurunan Debt to Equity Ratio atau DER dari 1,08 menjadi 0,88 di tahun 2025.
Penguatan struktur keuangan juga terlihat dari penurunan total liabilitas sebesar 4,52% menjadi Rp138,65 miliar, sementara ekuitas Perseroan tumbuh 17,84% menjadi Rp158,06 miliar.
Dengan fundamental keuangan yang semakin solid, Elitery berada pada posisi yang lebih kuat untuk melanjutkan strategi ekspansi, memperkuat inovasi layanan, dan meningkatkan daya saing sebagai perusahaan teknologi Indonesia dengan standar layanan global.