BTN Jakim 2026 Dongkrak Sport Tourism, Diikuti 45.000 Pelari dari 51 Negara

Oleh : Hariyanto | Senin, 15 Juni 2026 - 07:29 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sukses menuntaskan penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2026 yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Juni 2026. Memasuki hari penutupan, kategori Marathon (42K) dan Half Marathon (21K) menjadi sorotan dengan partisipasi lebih dari 45.000 pelari dari dalam dan luar negeri, mempertegas posisi BTN Jakim sebagai ajang lari terbesar di Indonesia sekaligus motor penggerak sport tourism nasional.

Pelepasan peserta kategori Marathon dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, serta Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi dukungan masyarakat yang membuat seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar. “Kami Jakarta sangat bangga dan bahagia BTN Jakim bisa terlaksana dengan baik. Saya sangat berterima kasih, Pak Gubernur juga sangat berterima kasih kepada masyarakat Jakarta. Kejadian kemarin jujur membuat kita juga agak waswas, tetapi alhamdulillah semuanya sadar bahwa Jakarta milik bersama. Hari ini BTN Jakim berjalan dengan 45.000 pelari yang luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi kalender kegiatan setiap tahun,” ujarnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai BTN Jakim tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan sport tourism dan industri olahraga. “Ini hal yang sangat positif, bagian dari upaya kita membuka jalan bagi masyarakat Indonesia yang lebih sehat, khususnya masyarakat Jakarta. Ini juga membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi karena sport tourism dan sport industry bisa berkembang. Dengan peserta mencapai 45.000 orang, dampak ekonominya tentu sangat luar biasa dan mudah-mudahan terus berlanjut,” kata Erick.

Ia juga mengungkapkan Indonesia bersama sejumlah negara Asia Tenggara tengah menjajaki pembentukan sirkuit marathon regional. “Kalau di dunia ada Boston Marathon dan Tokyo Marathon, kenapa Asia Tenggara tidak punya event bersama? Mudah-mudahan pada 2027 atau 2028 Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina bisa memiliki sirkuit marathon Asia Tenggara yang menjadi ajang bersama bagi para pelari terbaik di kawasan,” katanya.

Berdasarkan data panitia, jumlah peserta BTN Jakim 2026 mencapai lebih dari 45.000 orang, terdiri dari sekitar 5.500 pelari kategori 5K, 10.000 pelari 10K, 21.300 pelari Half Marathon, dan 8.200 pelari Marathon. Sebanyak 1.012 peserta berasal dari luar negeri, menjadikan BTN Jakim sebagai salah satu lomba marathon dengan partisipasi pelari internasional terbesar di Indonesia. Tingginya jumlah peserta turut mengerek tingkat okupansi hotel di kawasan Sudirman, Senayan, dan Thamrin selama penyelenggaraan acara.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menegaskan dukungan terhadap penyelenggaraan event olahraga yang memberi dampak ekonomi luas. “Danantara selalu mendukung setiap kegiatan yang positif. Jakarta International Marathon merupakan salah satu event marathon yang sangat baik. Dampak ekonominya juga besar, dan kami berharap Jakarta International Marathon dapat berkembang menjadi salah satu major marathon di masa depan. Insyaallah mudah-mudahan. Karena itu, kita harus terus mendukung penyelenggaraannya,” ujar Dony.

Pada kategori Open Marathon Putra, pelari Kenya Kennedy Njogu Muhia keluar sebagai juara dengan catatan waktu 2 jam 16 menit 23 detik. Posisi kedua ditempati kompatriotnya, Ezekiel Kemboi Omullo, dengan waktu 2:16:43, sedangkan peringkat ketiga diraih Abdi Asefa Kebede dari Ethiopia dengan waktu 2:20:04.

Di sektor putri, pelari Kenya Alemnesh Herpha Guta menjadi yang tercepat dengan waktu 2:36:54, diikuti Meseret Dinke Meleka dari Ethiopia yang mencatatkan waktu 2:37:50, serta Eunice Nyawira Muchiri dari Kenya dengan waktu 2:39:17.

Sementara pada kategori nasional, Robi Syanturi menjadi juara Marathon Putra dengan catatan 2 jam 27 menit 58 detik. Adapun Isania Tarigan tampil sebagai yang terbaik di kategori Marathon Nasional Putri dengan waktu 3:08:47.

Juara Open Marathon Putra Kennedy Njogu Muhia mengakui cuaca panas dan tingkat kelembapan tinggi menjadi tantangan terbesar selama berlomba di Jakarta. “Saya bangga bisa menjadi juara BTN Jakarta International Marathon 2026. Tantangan terbesar hari ini adalah cuaca yang panas dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Namun saya sudah mempersiapkan diri sejak Januari setelah mengikuti Hong Kong Marathon. Berkat latihan yang disiplin bersama pelatih dan rekan satu tim, saya akhirnya bisa meraih kemenangan di Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, Robi Syanturi mengatakan kemenangan yang diraihnya memiliki makna tersendiri karena ia tetap menjalankan ibadah di tengah perlombaan. “Di kilometer 14 saya berhenti sekitar tiga menit untuk melaksanakan salat Subuh, kemudian kembali melanjutkan lomba. Meski harus mengejar ketertinggalan, alhamdulillah saya bisa finis sebagai juara pertama. BTN sangat mendukung para pelari sehingga semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Robi, konsistensi latihan menjadi kunci keberhasilannya. “Rahasianya latihan, istirahat, dan ibadah. Saya sudah berlatih sekitar sepuluh tahun. Rute BTN Jakim cukup menantang, tetapi justru menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para pelari. Saya juga senang melihat penyelenggaraannya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Keberhasilan BTN Jakarta International Marathon 2026 semakin memperkuat posisinya sebagai ajang lari berkelas internasional. Kolaborasi antara BTN, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Danantara Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong Jakarta menjadi destinasi sport tourism unggulan sekaligus memperkuat industri olahraga nasional.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →