Kurban Dompet Dhuafa 2026 Targetkan 2 Juta Penerima Manfaat, Jangkau 102 Kabupaten dan 7 Negara

Oleh : Nina Karlita | Minggu, 03 Mei 2026 - 11:24 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Program Kurban Dompet Dhuafa 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan pemerataan distribusi daging kurban. 

Tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan penyaluran hewan kurban ke 102 kabupaten/kota dan 788 desa di seluruh Indonesia, dengan melibatkan 48 mitra peternak serta menyasar 2 juta penerima manfaat.

Tak hanya di dalam negeri, kurban tahun ini juga akan menjangkau tujuh negara, yakni Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Libanon, Jordania, dan Sudan, melalui kerja sama dengan tiga mitra global.

Peluncuran program kurban tahun ini dikemas dalam acara Kurbanaval 2026 bertema “Siapkan Kendaraan Terbaik Versimu” yang digelar di Cibis Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (02/05/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini, Ketua Kurban 1447 H Dompet Dhuafa Ali Bastoni, public figure Indro ‘Warkop’, serta motovlogger Elang MV. Damara De juga tampil menghibur masyarakat bersama berbagai komunitas otomotif yang meramaikan acara hingga malam hari.

Ahmad Juwaini menegaskan, sejak 1994 Dompet Dhuafa terus mengembangkan program kurban, dari skala ratusan hewan hingga kini menjangkau pelosok negeri bahkan mancanegara.

“Lebih dari tiga dekade berlalu, yang tetap dijaga adalah amanah, transparansi, dan kebermanfaatan. Kurban bukan sekadar distribusi daging, tetapi menguatkan peternak, menghadirkan senyuman bagi penerima manfaat, dan memberi ketenangan bagi pekurban,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Kurban Dompet Dhuafa 2026, lembaga ini menerapkan Quality Control (QC) ketat dengan lima parameter utama. Meliputi bobot hidup hewan sesuai standar, kesehatan dan fisik hewan yang prima, usia hewan yang cukup secara syar'i, pelaksanaan pemotongan yang higienis/syar'i, serta distribusi tepat sasaran

Standar ini diterapkan untuk memastikan hewan kurban yang diterima masyarakat benar-benar layak dan sesuai ketentuan ibadah.

Selain fokus pada pemerataan konsumsi daging di wilayah minus pasokan, Kurban Dompet Dhuafa juga menyasar negara-negara yang tengah menghadapi konflik dan keterbatasan pangan.

Menurut Ahmad Juwaini, kurban yang ditunaikan masyarakat Indonesia dapat menjadi kebahagiaan besar bagi saudara-saudara di Palestina, Suriah, Somalia, hingga Sudan yang merayakan hari raya dalam kondisi sulit.

“Kurban bukan hanya tentang daging, tetapi tentang kepedulian dan hangatnya persaudaraan yang melintasi batas negara,” tambahnya.

Sebagai bagian dari The Kurban Series, Dompet Dhuafa menghadirkan layanan Kurban Express (Jual Langsung). Program ini dirancang untuk memudahkan pekurban, khususnya di wilayah Jabodetabek, melalui pengantaran hewan kurban berkualitas secara langsung.

Layanan ini memungkinkan individu, komunitas, masjid, sekolah, hingga perusahaan untuk mendistribusikan hewan kurban secara mandiri dengan jaminan kualitas dan kesesuaian syariat.

“Dengan Kurban Express, pekurban mendapatkan kemudahan akses, efisiensi waktu, dan kepastian hewan dalam kondisi sehat serta siap ditunaikan,” jelas Ahmad Juwaini.

Ketua Kurban 1447 H Dompet Dhuafa, Ali Bastoni, menambahkan bahwa program kurban tahun ini tetap mengedepankan pendekatan hulu dan hilir.

Di sisi hulu, Dompet Dhuafa memberdayakan peternak binaan di berbagai daerah melalui pendampingan intensif agar tumbuh menjadi peternak mandiri. Sementara di sisi hilir, distribusi difokuskan pada masyarakat menengah ke bawah dan wilayah yang minim pasokan daging kurban.

Indro ‘Warkop’ mengungkapkan alasannya mempercayakan kurban kepada Dompet Dhuafa. Menurutnya, masih terjadi ketimpangan distribusi hewan kurban, terutama di kota-kota besar.

“Di komplek-komplek elit sering kali hewan kurban berlebih, sementara di daerah lain justru sangat membutuhkan. Dompet Dhuafa menjadi jawaban atas keresahan itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Elang MV mengibaratkan kurban sebagai kendaraan menuju surga. “Kalau dalam otomotif, kendaraan harus selalu dirawat dan ditingkatkan performanya. Begitu juga ibadah kurban, harus kita siapkan dengan maksimal,” katanya.

Dengan jangkauan luas, sistem distribusi terukur, serta komitmen pemberdayaan peternak, Kurban Dompet Dhuafa 2026 diharapkan menjadi momentum pemerataan kesejahteraan sekaligus memperkuat solidaritas lintas wilayah dan negara.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →