Transformasi Desain Indonesia: Dari Panggung Milan Menuju Ekosistem Global di PIK2
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Partisipasi Indonesia dalam kancah desain internasional kembali mencatatkan sejarah baru melalui kehadiran Indonesia Design District (IDD) PIK2 di ajang bergengsi Salone del Mobile Milano 2026.
Sebagai ajang yang selama ini dikenal sebagai barometer utama evolusi desain dunia, Salone del Mobile bukan sekadar pameran produk, melainkan titik temu paling berpengaruh bagi para inovator global.
Langkah strategis yang diambil oleh IDD PIK2 ini menegaskan bahwa Indonesia kini telah terlibat aktif dalam percakapan global yang semakin terbuka dan dinamis, membawa identitas bangsa ke level yang lebih tinggi.
Melalui paviliun bertema "House of Indonesia", IDD PIK2 menyajikan presentasi yang melampaui sekadar estetika produk. Kehadiran ini membangun narasi mendalam tentang ekosistem desain yang terintegrasi, di mana karya-karya terkurasi mencerminkan kekayaan material dan kedalaman konsep khas Nusantara.
Eksplorasi ini membuktikan bahwa desain Indonesia memiliki fondasi yang kuat sekaligus relevan di tingkat internasional, memperlihatkan kematangan para kreator lokal dalam merespons kebutuhan pasar global tanpa kehilangan jati diri budayanya.
"Kehadiran paviliun ini menarik perhatian luas dari komunitas industri kreatif dunia, menjadikannya ruang dialog strategis bagi berbagai pelaku industri," tulis pernyataan resmi IDD PIK2 yang dikutip pada Kamis (30/4/2026).
Di Milan, sejumlah pertemuan penting terjalin dengan tokoh-tokoh akademisi dan profesional, seperti Prof. Andreas dari University of Bologna dan Johan Lubbe Baker dari Benelux Indonesia Association di Belgia.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah melalui kunjungan Prof. Dr. Junimart Girsang selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, yang mencerminkan upaya memperkuat koneksi antara industri kreatif Indonesia dengan jaringan global.
Momentum ini sekaligus menandai transformasi posisi Indonesia yang kini tidak lagi dilihat sebagai pasar semata, tetapi sebagai kontributor aktif dalam pengembangan ide, inovasi material, dan arah desain interior global.
Salah satu pencapaian krusial adalah diskusi dengan Marva Griffin di SaloneSatellite yang membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan SaloneSatellite Permanent Collection pada ajang Indonesia Design Week (IDW) 2026 mendatang.
Hal ini memperkuat fondasi industri kreatif nasional yang mendapat dukungan lintas institusi, mulai dari pemerintah hingga asosiasi industri.
Inspirasi yang dibawa dari Milan kemudian diterjemahkan ke dalam konteks lokal melalui Indonesia Design Week. Jika Salone del Mobile berperan sebagai panggung global, maka IDW menjadi ruang kurasi lokal yang aktif dan berkembang.
Melalui pertukaran ide yang berkelanjutan, gagasan global diolah kembali menjadi narasi yang lebih kontekstual dengan mempertimbangkan budaya, dinamika pasar, serta gaya hidup masyarakat Indonesia.
Menjelang pelaksanaannya pada 18–27 September 2026, IDW akan mengusung tema “Collective Culture” dengan fokus memperkuat koneksi di kawasan ASEAN. Semangat ini berakar pada kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) yang terus berkembang sebagai ruang kreatif di mana desain tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dialami.
Dalam ekosistem ini, IDD PIK2 berperan sebagai katalis utama yang menghubungkan para kreator dengan publik, memastikan bahwa perjalanan dari Milan ke PIK2 menjadi alur pertukaran ide yang berkesinambungan demi membangun desain Indonesia yang adaptif dan berdaya saing di panggung dunia.