Perkuat Implementasi ESG, LPCK Dorong Keberlanjutan Sosial dan Kepedulian Lingkungan di Kabupaten Bekasi

Oleh : Nina Karlita | Senin, 16 Februari 2026 - 11:47 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Cikarang – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) terus menguatkan komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai strategi pertumbuhan berkelanjutan. 

Melalui berbagai program sosial dan kepedulian lingkungan di wilayah Kabupaten Bekasi, pengembang kawasan perkotaan Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC) ini menegaskan perannya bukan hanya sebagai pengelola properti, tetapi juga mitra pembangunan bagi masyarakat sekitar.

Sebagai pengelola kawasan mandiri berskala kota, LPCK mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap lini pengembangan. Pendekatan ini sejalan dengan kerangka kerja Lippo untuk Indonesia PASTI, inisiatif keberlanjutan Lippo Group yang berfokus pada lima pilar utama: Pendidikan, Lingkungan, Sejahtera, Kesehatan, dan Ekonomi. 

Dalam implementasi pilar sosial, LPCK menyalurkan bantuan rompi Polisi Lalu Lintas kepada Polsek Serang Baru pada November 2025. Dukungan ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis, sekaligus membantu aparat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib bagi masyarakat serta pengguna jalan.

Kepedulian LPCK juga terlihat saat bencana banjir melanda Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Januari 2026. Perusahaan menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak di tujuh desa, yakni Desa Sukamulya, Sukadarma, Sukahurip, Sukamanah, Banjarsari, Sukaasih, dan Sukarukun. Paket bantuan mencakup beras, mi instan, telur, ikan kaleng, serta air mineral untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat di masa darurat.

“Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus menjadi wujud kehadiran perusahaan yang responsif dan empatik dalam menghadapi dinamika sosial di wilayah Kabupaten Bekasi,” kata Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan.

Tak berhenti pada bantuan jangka pendek, LPCK membangun sinergi berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal. Kolaborasi ini diarahkan untuk menciptakan kawasan yang aman, tertib, inklusif, serta memiliki ketahanan sosial dan lingkungan yang kuat. Pendekatan kolaboratif tersebut menjadi fondasi agar pertumbuhan kawasan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Rangkaian inisiatif ini merupakan implementasi konkret kerangka Lippo untuk Indonesia PASTI, khususnya pada pilar Sejahtera yang menitikberatkan pada penguatan kesejahteraan dan ketahanan sosial.

“Melalui berbagai inisiatif ESG ini, LPCK berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat, menghadirkan kawasan perkotaan yang tidak hanya modern dan berdaya saing, tetapi juga berkelanjutan bagi lingkungan serta generasi mendatang,” tutup Lukas.