Sinergi Regional di ACF 2026, BEI Optimistis Mobilisasi Pendanaan Hijau
INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendorong keuangan berkelanjutan dan perdagangan karbon dengan menjadi salah satu penyelenggara Asean Climate Forum (ACF) 2026 pada Rabu (11/2) di Main Hall BEI. Forum yang diinisiasi ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) dan ASEAN Alliance on Carbon Markets (AACM) ini didukung BEI, Kadin Indonesia, dan Equatorise Advisory.
ACF merupakan forum dialog untuk memfasilitasi transisi energi berkeadilan, investasi berbasis iklim, serta penguatan ekosistem pasar karbon dan keuangan berkelanjutan. Forum ini diharapkan mendorong penyelarasan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, dan percepatan implementasi proyek iklim di tingkat nasional maupun kawasan.
Dalam sambutannya, Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan komitmen BEI dalam memperkuat pendanaan hijau. “BEI terus mendorong keuangan keberlanjutan melalui berbagai inisiatif kepada perusahaan tercatat maupun melalui Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon. Selain unit karbon, produk lain juga kami harapkan dapat mendorong pendanaan yang lebih hijau seperti disclosure aspek keberlanjutan yang lebih baik, indeks saham bertema ESG, obligasi bertema ESG, dan konsep green equity designation,” ujar Jeffrey.
Sepanjang 2025, pencatatan obligasi/sukuk Green, Social, Sustainable & Sustainable Linked meningkat signifikan dengan total dana Rp35,5 triliun, naik 110% dibanding 2024 sebesar Rp11,5 triliun. BEI juga meluncurkan berbagai inisiatif strategis, termasuk pelaporan ESG Metrics melalui SPE-IDXNet, program IDX Net Zero Incubator 2025, kerja sama ESG rating global, serta website IDX Sustainability.
Kinerja IDXCarbon juga mencatat rekor sejak berdiri pada September 2023. Sepanjang 2025, volume transaksi mencapai 903.915 tonCO₂e dengan nilai Rp36,37 miliar dan 213 kali transaksi. Volume retirement karbon tercatat 574.324 tonCO₂e, dengan 9 proyek SPE-GRK terdaftar dan 150 pengguna jasa, termasuk 7 asing, seiring peluncuran perdagangan karbon internasional pada 20 Januari 2025. Pada Juni 2025, IDXCarbon meraih penghargaan Best Official Carbon Exchange in an Emerging Economy 2025 dari Green Cross United Kingdom.
Jeffrey menambahkan, “Kami menyadari bahwa dekarbonisasi merupakan journey dari perusahaan. Karena itu BEI hadir dengan program, produk, dan inisiatif yang dapat membantu perusahaan tercatat kami untuk dapat memulai dan melanjutkan proses dekarbonisasi. Hal ini kemudian juga akan mendorong green financing dan kami berharap BEI mampu mengambil bagian dalam upaya membantu Indonesia dalam mencapai target net zero.”
Ke depan, BEI berkomitmen memperkuat sinergi dengan regulator, pelaku usaha, dan mitra internasional guna mempercepat mobilisasi pendanaan hijau serta mendukung target net zero Indonesia.