Dari Masker Kain hingga Menjadi Brand Fesyen, Faforbea Tumbuh Pesat Bersama Shopee

Oleh : Erni S | Kamis, 27 November 2025 - 22:10 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Di tengah tantangan ekonomi selama pandemi 2020, tidak sedikit usaha yang terpaksa gulung tikar. Namun, justru dari keterbatasan itu lahir sebuah cerita inspiratif dari pasangan muda asal Bandung, Febhy Anjani Poetri (27) dan sang suami, Bagus Imran Saptadji Handoko, yang berani menjahit mimpinya sendiri melalui brand fesyen Faforbea Official Shop. Mengawali perjalanan dari produksi masker kain, kini Faforbea menjelma menjadi label fesyen perempuan yang tumbuh pesat di ranah digital dan meraih ribuan pelanggan loyal melalui Shopee. 

Dari Masker Kain ke Brand Fesyen Perempuan 

Lahirnya Faforbea bermula dari keinginan pasangan ini untuk mandiri. Febhy, lulusan Agribisnis yang terinspirasi oleh sang kakak, melihat peluang bisnis di tengah pandemi. Sementara Bagus yang semula bercita-cita menjadi tentara, justru menemukan jalannya sebagai wirausahawan. Nama “Faforbea” berasal dari ungkapan Latin yang berarti keluarga yang ingin bangkit dari keterpurukan, sebuah filosofi yang kemudian mengakar kuat dalam perkembangan brand tersebut.

“Semua ini berawal dari selembar kain masker di masa pandemi. Saat masker tak lagi dibutuhkan, saya sadar bahwa semangat berkreasi tidak boleh berhenti. Dunia fesyen terasa begitu hidup, hingga akhirnya saya mulai membangun Faforbea dengan fokus bisnis berbeda yakni fesyen perempuan. Shopee menjadi ruang pertama kami untuk tumbuh dan belajar, dari satu masker hingga ratusan koleksi pakaian,” ujar Febhy Anjani Poetri, Founder Faforbea.

Shopee, Gerbang Faforbea Menuju Pasar Fesyen Lebih Luas 

Dengan konsep pakaian simple, basic, elegan, dan timeless, Faforbea berfokus menghadirkan atasan wanita untuk anak muda dan pekerja kantoran berusia 22–30 tahun. Sejak awal, Febhy memilih untuk menjual secara eksklusif di platform Shopee, memanfaatkan berbagai fitur interaktfi seperti Shopee Live, Shopee Video, Shopee Affiliate Program, dan Shopee Ads.

Keputusan tersebut menjadi titik balik penting. Dari produksi awal hanya 500 pieces per bulan, kini kapasitas Faforbea melonjak hingga lebih dari 5.000 pieces. Produk andalan mereka, kemeja Gaudi, bahkan telah terjual lebih dari 30.000 pieces sejak pertama diluncurkan di Shopee.

“Kami percaya masa depan UMKM ada di digital, dan Shopee berperan penting dalam hal ini. Sejak 2022, kami konsisten melakukan Shopee Live setiap hari dari pukul dari pukul 08.00–22.00 WIB. Kini Shopee Live menyumbang lebih dari 30% terhadap total penjualan kami setiap bulan, dengan pertumbuhan hingga 5x lipat setiap tahunnya,” tambah Febhy.

Hanya setahun setelah berdiri dan mengoptimalkan penjualan di Shopee, Febhy dan Bagus berhasil mendirikan konveksi rumahan sendiri di Soreang, Bandung. Setelah lima tahun berjalan, Faforbea kini menaungi 25 karyawan, berkolaborasi dengan pengrajin lokal, serta menggunakan bahan baku dari pemasok Bandung. Dari 10 koleksi awal, kini sudah ada lebih dari 100 desain telah lahir melalui kreativitas Febhy dan ide-ide sang suami.

“Dulu kami nggak ambil gaji sama sekali. Setiap rupiah kami putar lagi untuk modal. Dari beli bahan naik motor, nunggu di konveksi sampai malam, makan seadanya di pinggir jalan. Tapi kami bahagia karena tahu ini jalan kami. Intinya harus berani memulai. Jangan tunggu modal besar, karena ide dan tekad jauh lebih mahal nilainya,” ujar Febhy penuh semangat.

Kerja keras ini akhirnya membuahkan hasil. Melalui penjualan di Shopee, pasangan ini kini mampu membeli kendaraan pribadi, menabung emas, mendaftar haji, hingga bersiap menunaikan ibadah umrah. Tahun 2025 menjadi momentum baru bagi Faforbea yang akan meluncurkan koleksi autentik dan eksklusif, sepenuhnya dirancang dan diproduksi oleh tim internal.

Masyarakat dapat menemukan beragam koleksi Faforbea melalui toko resminya di Shopee: https://shopee.co.id/faforbea.id. Sebagai bentuk dukungan bagi UMKM lokal, Shopee juga menghadirkan kanal Shopee Pilih Lokal, wadah khusus untuk kurasi produk lokal berkualitas dengan berbagai penawaran menarik.

Erni S

Redaksi

Erni S adalah seorang jurnalis dan sekretaris redaksi di Industry.co.id. ia menjadi salah satu kontributor paling produktif. Spesialisasinya mencakup berbagai bidang, dengan fokus utama pada sektor hiburan, industri, dan iptek. Tulisannya dikenal luas karena kemampuannya mengulas isu-isu terkini dengan gaya yang informatif dan mudah dipahami oleh pembaca lintas kalangan. Di luar dunia hiburan, Erni S juga aktif menulis tentang perkembangan industri nasional, teknologi, pariwisata, dan sektor keuangan menjadikannya salah satu penulis yang yang paling berpengaruh bagi kemajuan Industry.co.id.

Lihat semua artikel →