RS Hasyim Asyari Jombang Jadi Contoh Faskes Filantropi Unggul di Indonesia
INDUSTRY.co.id - Jombang, Jawa Timur - Kamis (9/10/2025) menjadi hari bersejarah bagi Rumah Sakit Hasyim Asy’ari (RSHA), yang meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Peringkat Pertama Rumah Sakit Kelas D Berkomitmen Terbaik dalam Pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Rumah sakit berbasis wakaf yang berada di bawah naungan Dompet Dhuafa dan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang ini menerima penghargaan dalam ajang Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan 2025, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube BPJS Kesehatan. Penghargaan diterima langsung oleh dr. Aria Dewanggana, MARS, selaku Direktur RSHA.
Penghargaan ini mengusung semangat “Seva Paramahita”, sebuah filosofi yang menjadi landasan BPJS Kesehatan dalam memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan terbaik tahun ini.
“Seva” dimaknai sebagai pelayanan kepada sesama dengan tulus sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan, sedangkan “Paramahita” berarti kualitas luhur atau kesempurnaan yang menjadi jalan menuju kebaikan. Filosofi ini sangat sejalan dengan visi RS Hasyim Asy’ari sebagai rumah sakit wakaf yang fokus melayani kaum dhuafa di Jombang dan sekitarnya.
Keberhasilan RSHA dalam meraih peringkat tertinggi untuk kategori Rumah Sakit Kelas D menjadi bukti nyata bahwa semangat pelayanan tulus (Seva) mampu menghadirkan kualitas layanan luhur (Paramahita).
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih RSHA Jombang.
“Penghargaan ini bukan semata prestasi lembaga, melainkan buah dari kerja keras, dedikasi, dan keikhlasan seluruh tim RS Hasyim Asy’ari, yang terus menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat — terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ucap Ahmad Juwaini.
Ia juga menambahkan, “Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya BPJS Kesehatan dan para pemangku kepentingan yang telah memberikan kepercayaan dan apresiasi ini. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh entitas dalam jaringan Dompet Dhuafa, untuk terus menebar nilai-nilai kebaikan, meneguhkan komitmen dalam pelayanan umat, dan memperluas kebermanfaatan di bidang kesehatan.”
Ahmad Juwaini berharap RSHA dapat terus menjadi rumah sehat yang menebar kasih, merawat dengan empati, dan berkhidmat untuk kemanusiaan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung Program JKN.
“Program JKN adalah milik kita bersama. Kami percaya, dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, Program JKN akan terus menjadi harapan seluruh masyarakat dalam menjamin layanan kesehatan. Selain itu, hadirnya Program JKN sekaligus wujud nyata hadirnya negara dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Ghufron.
Rumah Sakit Hasyim Asy’ari resmi beroperasi sejak awal tahun 2023. Pembangunannya merupakan inisiasi dari almarhum KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah), Pengasuh Pesantren Tebuireng, yang terinspirasi dari Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa di Bogor. RSHA hadir dengan misi memberikan pelayanan kesehatan terpadu, modern, bernuansa Islami, dan berfokus pada kaum dhuafa.
Saat ini, RSHA melayani pasien umum, peserta JKN/BPJS Kesehatan sebagai Faskes Rujukan Tingkat Lanjutan, pasien BPJS Ketenagakerjaan, dan pasien dhuafa melalui program jaminan Dompet Dhuafa.
Keberhasilan RS Hasyim Asy’ari menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan berbasis filantropi juga mampu bersaing dan unggul dalam memberikan pelayanan terbaik, baik bagi peserta JKN maupun masyarakat umum.