Badan Gizi Naaional (BGN): Rapid Test Makanan Sudah Diterapkan di Dapur MBG Polri

Oleh : Candra Mata | Kamis, 02 Oktober 2025 - 09:37 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun oleh Polri untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilengkapi dengan alat rapid test guna menguji makanan yang sudah dimasak. Langkah ini direncanakan akan diterapkan di seluruh dapur SPPG lainnya.

Pernyataan ini disampaikan Dadan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (1/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Dadan menyinggung insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa peserta program MBG di Banggai, Sulawesi Tengah.

Menurut Dadan, insiden tersebut berkaitan erat dengan masalah pada pemasok atau supplier makanan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya proses seleksi terhadap supplier yang terlibat dalam program MBG.

"Terkait dengan kejadian di Banggai di mana pemasok ini sangat penting dan oleh sebab itu maka seleksi terhadap supplier ini juga perlu dilakukan," ungkap Dadan.

Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar setiap SPPG memiliki alat rapid test guna menjamin keamanan makanan sebelum dikonsumsi oleh para siswa.

"Pak Presiden sudah memerintahkan agar setiap SPPG memiliki alat rapid test yang bisa dilakukan untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan," kata Dadan.

Lebih lanjut, Dadan menyebut bahwa langkah tersebut sudah mulai diterapkan di SPPG milik Polri.

"Ini sudah dilakukan di SPPG yang dibangun oleh Polri," ujar Dadan.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →