Refined Bangka Tin Tak Lagi Bagian Dari Artha Graha Network

Oleh : Hariyanto | Rabu, 16 Agustus 2017 - 12:53 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY co.id - Bangka Belitung - Artha Graha Network telah melepas salah satu lini bisnis di sektor pertambangan timah PT Refined Bangka Tin (RBT) sejak bulan Agustus 2016 lalu. Saat ini, RBT dikuasai oleh sebuah konsorsium.

"Kini yang memegang Refined Bangka Tin itu pengusaha dengan latar belakang dan keahlian berbeda. Ada kontraktor dan trader timah," kata Reza Andriansyah, Direktur Refined Bangka Tin, Selasa (15/8/2016).

Sayangnya, Reza enggan untuk mengungkapkan lebih rinci nilai penjualan Refined Bangka Tin. Yang pasti menurutnya, alasan Artha Graha Network menjual anak usaha tersebut karena tidak ingin meneruskan bisnis di bidang pertambangan lagi.

Refined Bangka Tin yang didirikan pada tahun 2007 ini merupakan salah satu produsen timah batangan (tin ingot) terbesar di Indonesia. Kapasitas produksi perusahaan ini mencapai sekitar 2.000 ton per bulan atau 24.000 ton per tahun.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →