Frisian Flag Indonesia Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Perbaikan Gizi Anak

Oleh : Nina Karlita | Rabu, 05 Maret 2025 - 23:03 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah awal tahun ini. 

Dalam diskusi bertajuk “Peran Stakeholder dan Media dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis” yang digelar di Surabaya pada 27 Februari 2025, FFI bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, praktisi kesehatan, dan media menyampaikan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan peningkatan gizi anak Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan nyata, FFI telah melaksanakan proyek percontohan MBG di 10 sekolah dasar di sekitar pabriknya di Cikarang. Sejak Oktober 2024, program ini telah menjangkau lebih dari 2.000 siswa di delapan SD dan dua SMP. 

FFI bermitra dengan Indonesia Food Security Review (IFSR) dan Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKGK FKM UI) untuk memastikan pelaksanaan program ini berjalan dengan tepat sasaran.

Uji coba yang dilakukan FFI di Cikarang memasukkan minum susu sebagai bagian dari makan bergizi gratis. FFI mendapat tanggapan positif dari siswa dan guru sekolah, dan minum susu menjadi bagian yang dinantikan oleh anak-anak. 

"Melihat respon ini, FFI semakin yakin bahwa program MBG sangat bermanfaat dalam meningkatkan status gizi anak dan membangun Indonesia menjadi bangsa yang kuat. Hal ini sejalan dengan visi FFI ‘Nourishing Indonesia to progress’,” ujar Corporate Communication Manager FFI, Fetti Fadliah.

Survei FFI terhadap 359 siswa peserta program MBG di Cikarang menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami masalah gizi, termasuk kurang gizi dan gizi buruk. Melalui pemberian produk susu secara rutin dan edukasi gizi mingguan, FFI berupaya membantu pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang.

Wakil Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Masyarakat FKM UI, Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati MPH, menegaskan pentingnya konsumsi susu dalam mendukung pemenuhan gizi anak. 

“Kami memiliki survei yang menunjukkan konsumsi susu di tanah air masih rendah, hanya 16 liter per kapita per tahun. Angka ini masih jauh dibanding negara-negara maju seperti Belanda yang sudah 250 liter per kapita per tahun,” jelasnya.

Prof. Fika juga menyayangkan adanya seruan untuk menghentikan konsumsi susu dan menggantinya dengan ikan atau daging. Menurutnya, susu mengandung kalsium dan vitamin D yang sangat baik untuk pertumbuhan anak sejak masa ASI eksklusif, usia sekolah, hingga dewasa dan lanjut usia. 

“Makanan harus diberikan seimbang, tidak boleh berlebih atau kurang. Anak-anak membutuhkan protein berkualitas, karena mereka masih dalam masa pertumbuhan. Kebutuhan ini berbeda dari orang dewasa,” tambah Prof. Fika.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →