Pagi ini, IHSG Dibuka di Posisi 5.812

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 11 Agustus 2017 - 10:33 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka di posisi 5.812 pada sesi pertama perdagangan Jumat (11/08/2017). Hingga pukul 09.43 waktu JATS, IHSG terpantau di level 5.774, turun 0,9% atau 51 poin dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya di posisi 5.825.

Tergerusnya IHSG di sesi perdagangan pertama hari ini disebabkan oleh penurunan harga 428 saham. Sementara itu, ada 69 saham mengalami kenaikan harga, 102 saham stagnan dan 223 saham belum ditransaksikan sama sekali.

Total nilai jual-beli saham tercatat sebesar Rp1,04 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,78 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) senilai Rp49 miliar dengan volume penjualan bersih (net seling volume) sebanyak 20 juta unit saham.

Sebanyak sembilan dari 10 indeks sektoral BEI mengalami penyusutan. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,39% atau 18,88 poin ke posisi 1.338. Kemudian diikuti oleh indeks sektor properti dan indeks sektor keuangan yang masing-masing tergerus 1,30% dan 0,93%.

Saham-saham LQ45 yang harganya turun dan menajadi top losers adalah saham PT Bank Jawa Barat-Banten Tbk (BJBR) yang harganya turun 2,8% atau Rp80 menjadi Rp2.760 per unit, saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang harganya susut 2,7% atau Rp30 menjadi Rp1.065 per unit dan saham PT PP Properti Tbk (PPRO) yang harganya terpangkas 2,7% atau Rp6 menjadi Rp220 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) yang harganya naik 0,7% atau Rp10 menjadi Rp1.400 per unit. Sedangkan harga saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dan saham PT Hanson International Tbk (MYRX) masing-masing stagnan di posisi harga Rp18.875 per unit dan Rp130 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →