ASPAKI, HIPELKI dan Enam Perusahaan Industri kesehatan RI ‘Mejeng’ di Viet Nam Medipharm Expo 2024

Oleh : Nata Kesuma | Minggu, 11 Agustus 2024 - 09:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Ho Chi Minh City, Viet Nam - Indonesia kembali berpartisipasi pada Viet Nam Medipharm Expo 2024 yang berlangsung pada hari Kamis sd Sabtu ( 1 sd. 3/08) di Ho Chi Minh City​.  Expo dimaksud diikuti oleh 2 (dua) asosiasi yaitu Asosiasi Produsen Alat Kesehatan (ASPAKI) dan Himpunan Pengembangan Ekosistem Alkes Indonesia (HIPELKI), serta 6 (enam) perusahaan alkes dan farmasi. 

Sementara itu, perusahaan Indonesia yang kali ini berpartisipasi adalah PT Sugih Instrumendo Abadi, PT Global Medipro Investama, PT Tetra Solusi Perdana, PT Rejeki Putra Putri Eliman, PT Oneject Indonesia dan PT Sanbe Farma Pharmaceutical Manufacturers.

Dalam kesempatan pembukaan pameran, ​Konjen RI HCMC Agustaviano Sofjan, menegaskan komitmen perwakilan RI di Viet Nam untuk fasilitasi dan mendukung tindak lanjut dari hasil penjajakan kerja sama saat pameran. ​

Selanjutnya, KBRI Hanoi dan KJRI HCMC telah mengkoordinasikan pertemuan terpisah bagi peserta Indonesia di sela-sela pameran dengan HCMC Medical Equipment AssociationMeditop dan Sante Hospital. Para peserta juga mengikuti kunjungan ke Hong Duc General Hospital yang diorganisir oleh panitia pameran.

Pertemuan dengan HCMC Medical Equipment Association diharapkan dapat menjalin kerja sama yang baik dengan ASPAKI dan HIPELKI dalam hal berbagi informasi mengenai peraturan terkait alkes, promosi dan penjajakan peluang masuk alkes Indonesia ke Viet Nam. Tindak lanjut berupa business matching online ataupun forum bisnis tengah dijajaki pelaksanaannya oleh kedua asosiasi alkes Indonesia dan Viet Nam.  

Kehadiran Indonesia untuk yang ke-4 kalinya dalam Expo dimaksud diharapkan dapat terus mendorong kolaborasi produk alkes dan peningkatan daya saing produk kesehatan Indonesia khususnya produk farmasi di masa depan. 

Beberapa peserta Indonesia telah mengikuti pameran Viet Nam Medipharm Expo baik yang dilangsungkan di Hanoi maupun Ho Chi Minh City sebelumnya. Ini menunjukkan pasar medis Viet Nam memiliki peluang besar untuk dapat dijajaki lebih lanjut. Mulai meningkatnya populasi usia lanjut, peningkatan standar hidup dan perhatian pada pola hidup sehat serta kebijakan Pemerintah yang mendukung investasi asing menjadi faktor semakin menariknya pasar medis Viet Nam.​  Saat ini pasar alat medis Viet Nam berada pada peringkat ke-8 se-  Asia Pasifik dengan nilai mencapai USD 1,67 miliar.

 

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →