Rehat Tengah Hari, IHSG Ditutup di Posisi 5.828

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 01 Agustus 2017 - 12:53 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup pada posisi 5.828 pada rehat tengah hari Selasa (01/08/2017), turun 0,2% atau 12 poin dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin di posisi 5.840. Sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 5.825-5.858.

Terpangkasnya IHSG di penutupan rehat tengah hari ini dipicu oleh penurunan harga 328 saham. Disamping itu, adapula 164 saham yang mengalami kenaikan harga, 105 saham stagnan dan 162 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total transaksi jual beli saham di sesi pertama perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp3,03 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,11 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli bersih saham (net buying) senilai Rp14 miliar, tetapi volume penjualan bersihnya sebanyak 203 juta unit saham.

Sebanyak lima dari 10 indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor konsumer mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,59% atau 39,19 poin ke posisi 2.428. Kemudian disusul oleh indeks sektor manufaktur dan indeks sektor aneka industri yang masing-masing tergerus 1,13% dan 0,94%. Sementara itu indeks sektor mining melesat 2,23% atau 33,12 poin ke posisi 1.516.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang harganya susut 6,1% atau Rp775 menjadi Rp11.900 per unit, saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya terpangkas 4,7% atau Rp85 menjadi Rp1.715 per unit dan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang harganya turun 2,8% atau Rp100 menjadi Rp3.450 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang harganya naik 5,3% atau Rp95 menjadi Rp1.880 per unit, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang harganya meningkat 3% atau Rp50 menjadi Rp1.715 per unit dan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang harganya terangkat 2,7% atau Rp350 menjadi Rp13.450 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →