API: Munculnya Isu Tutupnya Pabrik Benang Akibat Libur Lebaran Yang Diperpanjang

Oleh : Hariyanto | Kamis, 20 Juli 2017 - 17:37 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meyakini bahwa kabar soal penghentian produksi pemintalan benang oleh beberapa pabrik hanya sebatas rumor saja.

Meski ada penurunan produksi benang, Ketua API Ade Sudrajat mengatakan, tidak ada pabrik pemintalan benang yang tutup pasca Lebaran. Ade Menilai, munculnya isu tutupnya pabrik benang akibat diperpanjangnya libur Lebaran pabrik-pabrik tersebut.

"Mereka biasanya libur maksimum lima hari tahun ini ditambah jadi 20 hari sehingga wajar muncul rumor soal penutupan pabrik benang," kata Ade di Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Namun, ia tidak menampik saat ini banyak perusahaan tekstil yang memangkas produksi benang. PT Argo Pantes Tbk misalnya, memangkas produksi benang tahun 2016 lalu menjadi 8.788 ton. Padahal, di tahun sebelumnya emiten dengan kode saham ARGO ini bisa memproduksi 9.042 ton.

Ade melihat, penurunan produksi benang ini disebabkan oleh daya beli masyarakat yang menurun. "Pasar di Indonesia sekarang ini sedang lesu. Ini tidak hanya kena di industri tekstil saja tapi sampai ke ritel juga," ujar Ade.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →