Wilmar International dan LDC Kunjungi Area Konservasi Orangutan di Pulau Salat

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 23 Agustus 2023 - 09:57 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Kalimantan Tengah - Wilmar International & Louis Dreyfus Company (LDC) mengunjungi area konservasi Orangutan, yang merupakan kemitraan antara PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Desa Pilang, Pulau Pisau, Kalimantan Tengah.

 

Kunjungan Wilmar dan LDC ini dalam rangka memastikan keberlanjutan bisnis SSMS yakni proyek recovery plan dan monitoring deforestasi di salah satu area proyek konservasi SSMS. Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Wilmar International yakni Surya Purnama dan Sofian Areza serta perwakilan dari LDC yakni Harry Puguh dan Risto Laksono berkesempatan melihat berbagai fasilitas dan aktivitas yang ada di area konservasi orangutan, Pulau Salat.

 

Surya Purnama selaku Third Party Engagement Wilmar International memberikan apresiasi atas kepedulian SSMS terhadap penyelamatan Orangutan Kalimantan (Pongo Pygmaeus) yakni melalui program pre-release orangutan.

 

Menurut Surya, program ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa perkebunan kelapa sawit juga berandil besar dalam menjaga dan melindungi spesies dilindungi di habitat aslinya. Selain itu, program seperti ini menunjukkan bahwa industri sawit dapat berkembang seirama dengan upaya konservasi.

 

Lebih lanjut, Surya berharap, melalui program konservasi seperti yang dikembangkan SSMS ini, maka keanekaragaman hayati dan sumber daya alam di Indonesia akan terus terjaga.

 

Senada dengan Surya, Harry Puguh selaku Regional Palm Sustainability Manager LDC mengatakan, suatu kehormatan dan keistimewaan untuk menyaksikan transformasi SSMS selama beberapa tahun terakhir ini.

 

Harry menambahkan, komitmen SSMS untuk membangun recovery plan yang komprehensif di proyek Pulau Salat, dengan melibatkan masyarakat lokal dan petani kecil dalam rantai pasok, menjadi bukti kuat bagaimana SSMS berada di jalur yang tepat untuk menjadi aktor terkemuka di bidang keberlanjutan.

 

Disela-sela kunjungan tersebut, Henky Satrio W., Group Head Sustainability SSMS, menyambut baik kunjungan Wilmar International dan LDC ke salah satu dari empat area proyek remediasi dan kompensasi (RaCP) SSMS yang telah diapprove oleh RSPO dan di implementasikan.

 

Selain itu, baik Wilmar International maupun LDC juga melakukan review terhadap rantai pasok SSMS dan mendapatkan penjelasan dan klarifikasi mengenai grievance yang ditujukan pada perusahaan. Hal tersebut merupakan bagian dari proses kerjasama dimana SSMS sebagai pemasok untuk produk sawit berkelanjutan.

 

Menurut Henky, adanya kunjungan ini merupakan kesempatan yang baik untuk menunjukkan bahwa SSMS sebagai perkebunan kelapa sawit konsisten dan berkomitmen mewujudkan tata kelola yang baik dan senantiasa  menjalankan praktik-praktik  bisnis  yang berkelanjutan sesuai dengan kebijakan NDPE (No Deforestation, No Peat and No Exploitation) ditengah  gencarnya isu-isu negatif perkebunan kelapa sawit indonesia.

 

Komitmen ini  tercermin  dari  berbagai  standar  dan sertifikasi keberlanjutan yang telah dimiliki oleh SSMS, baik lokal maupun internasional, antara lain ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, Penilaian Kinerja Pengelolaan Lingkungan (Proper), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).***

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →