Gelar IPOS Vol.8, IVENDO Bakal Usulkan Hari Pekerja Event Nasional

Oleh : Ridwan | Sabtu, 04 Maret 2023 - 09:25 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setelah dua (2) tahun vacuum karena pandemi, forum B2B tahunan para pelaku industri penyelenggara kegiatan atau event ke-8 (IPOS Vol.8) kembali hadir. 

Setalah 2 tahun tidak diselenggarakan, banyak pelaku industri MICE & Event yang ingin bertatap muka langsung dan membutuhkan update terkini perihal hotel, venue, transportasi, suppliers di seluruh destinasi di Indonesia.

"Apalagi saat ini sudah banyak bermunculan venue fan destinasi-destinasi baru yang perlu diperkenalkan, tidak hanya fasilitasnya tetapi juga para PIC-nya. Karena pasca pandemk PIC-nya sudah banyak berganti," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) Ilyas M. Balillah di Jakarta (3/3).

Mengusung tema "Bakudapa atau Saling Betemu Muka", perhelatan IPOS Vol.8 akan diselenggarakan pada tanggal 16-18 Mei 2023 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta.

Diharapkan lebih dari 200 delegasi dari PCO, PEO, EO, WO, Promotor termasuk Korporasi, K/L, industri perhotelan & venue-venue terkemuka di Indonesia akan menghadiri IPOS Vol.8

Disamping forum bisnis table-top, tahun ini diselenggarakan pula forum Destination Update yang menghadirkan perwakilan dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang ditunggu-tunggu oleh para Buyer dan Dialog Interaktif perihal Link & Match dunia Pendidikan dan Industri Event Indonesia.

IVENDO mencatat, 97,86% penyelenggara event sudah kembali menerima pekerjaan di tahun 2022 yang diselenggarakan di 25 provinsi di seluruh Indonesia. Event yang dilaksanakan meliputi meeting (14,82%), pameran (12,14%), incentive (11,61%), entertainment (11,61%), festival (9,82%), konvensi (8,21%), pelatihan (8,04%), sport (5,36%), dan lainnya (18,40%).

“Atas dasar itulah penyelenggaraan IPOS Vol.8 ini menjadi penting dan strategis. Setelah 2 tahun tidak diselenggarakan, banyak pelaku industri MICE & Event yang ingin bertatap muka langsung dan membutuhkan update terkini perihal penawaran hotel, venue, transportasi, suppliers di seluruh destinasi di Indonesia” ungkap Harry D. Nugraha, sebagai pendiri IPOS. 

Sementara itu, Ketua Umum DPP IVENDO, Mulkan Kamaludin menyatakan, pihaknya sangat menghargai perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah. 

Menurutnya, semua ini adalah sinyal yang baik dan positif untuk para pemangku kepentingan industri event di Indonesia.

"Rasanya ini waktu yang tepat untuk mengusulkan ke pemerintah adanya Hari Pekerja Event Nasional, sebagai upaya untuk mengglorifikasikan bangkitnya industri pariwisata melalui event-event yang berkualitas di seluruh nusantara," terangnya.

Seperti diketahui, diberbagai kesempatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno terus mendorong para pelaku industri event untuk membuat event yang berkualitas dan menjemput bola ke daerah-daerah.

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah meminta jajaran kepolisian dan kepala daerah untuk memberikan izin event secara cepat dan mudah minimal 1 bulan, sehingga pihak penyelenggara dapat mempersiapkan acara dengan matang.

"Tahun 2023 ini diperkirakan ada kurang lebih 3000-an event olahraga dan seni ini bagus untuk ekonomi kita," ucap Presiden Joko Widodo di acara APPSI baru-baru ini.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →