Pengamat Dukung HET Agar Terus Dilanjutkan

Oleh : Ridwan | Rabu, 12 Juli 2017 - 06:14 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Selama Ramadhan hingga usai Idul Fitri, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) berhasil menjaga harga pangan. Salah satu kebijakan yang digalakkan oleh kemendag yakni penetapan harga eceran tertinggi (HET).

Seolah tidak mau kecolongan oleh mafia pangan, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita akan mengawal terus kebijakan tersebut. Setelah gula, daging, dan minyak goreng, kini giliran beras yang akan diatur HET-nya.

"Kita jaga pasokan dan kemudian akan ada harga batas. HET akan kami terapkan betul. Setelah gula, daging, dan minyak goreng, sekarang beras," ungkap Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita di kantor Kemendag, Jakarta (11/7/2017).

Disis lain, Peneliti Institute for Development of Economic and Finance, Berly Matawardaya berpendapat bahwa kebijakan penetapan HET ini patut untuk dilanjutkan.

ketika ditanya apakah harga yang stabil ini sifatnya musiman dan hanya akan berlaku saat lebaran kemarin saja, Berly mengatakan, selama surat keputusan pembatasan harga dari Kemendag tidak dicabut dan pendaftaran importir tetap berlangsung, maka sudah terlembaga dan tidak adhoc. Diharapkan kebijakan seperti ini membuat stabilnya harga tidak bersifat musiman.

"Selama SK tidak dicabut dan pendaftaran importir holti tetap berlangsung maka sudah terlembaga dan tidak adhoc, pungkas Berly

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →