Pagi ini, IHSG Dibuka pada Posisi 5.865

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 05 Juli 2017 - 10:39 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada posisi 5.865,43 di sesi pertama perdagangan Rabu (05/07/2017) atau relatif flat dibandingkan dengan penutupan kemarin di level 5.85,36. Hingga pukul 09:02 WIB, IHSG terpantau berada di posisi 5.860,51. Jika dibandingkan dengan penutupan kemarin, maka IHSG turun 0,1% atau 5 poin.

Kecenderungan penurunan IHSG ini disebabkan oleh tergerusnya 443 harga saham yang ditransaksikan pada sesi pembukaan pagi ini. Disamping itu, ada 83 saham mengalami kenaikan harga, 75 saham stagnan dan 408 saham belum ditransaksikan.

Total nilai transaksi jual-beli saham di sesi pembukaan pagi ini tercatat sebesar Rp107 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 73 juta unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) sebesar Rp19 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 3 juta unit saham.

Kendati demikian, enam dari 10 indeks sektoral pada perdagangan pagi ini masih menghijau. Indeks sektor pertambangan mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 0,32% atau 4,53 poin menjadi 1.422. Kemudian disusul oleh indeks sektor konsumen dan indeks sektor aneka industri yang masing-masing naik 0,32% dan 0,25%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers pada perdagangan pagi ini adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang naik 1,6% atau Rp25 menjadi Rp1.605 per unit, saham PT London Sumatra Indonesia Plantation Tbk (LSIP) yang terangkat 0,7% atau Rp10 menjadi Rp1.395 per unit dan saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) yang meningkat 0,6% atau Rp2 menjadi Rp320 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang harganya turun 2,8% atau Rp70 menjadi Rp2.470 per unit, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang susut 1,5% atau Rp275 menjadi Rp18.625 per unit dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang tergerus 1,3% atau Rp175 menjadi Rp13.625 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →