Tingkatkan Daya Saing, Perusahaan Logistik Segera Lakukan Perbaikan

Oleh : Ridwan | Sabtu, 01 Juli 2017 - 11:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Peningkatan kinerja dan penurunan biaya logistik nasional dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap perusahaan-perusahaan penyedia jasa logistik nasional, utamanya perusahaan 2PL dan 3PL.

Konsultan senior Supply Chain Indonesia Zaroni mengatakan, fokus perbaikan dilakukan pada peningkatan kualitas layanan dan cost reduction perusahaan penyedia jasa logistik.

“Peningkatan kinerja perusahaan penyedia jasa logistik mencakup performance level reliability, responsiveness, flexibility, costs, dan assets management,” ungkap Zaroni di Jakarta (30/6/2017).

Ia menambahkan, perusahaan penyedia jasa logistik nasional juga perlu membangun dan meningkatkan kualitas relationship management dengan pelangganya. "Pelanggan menuntut kualitas layanan logistik yang superior dan menuntut kepercayaan, keterbukaan, dan information sharing," terangnya.

Menurutnya, inovasi dan pengembangan layanan logistik yang berbasis logistics & supply chain solution menjadi kebutuhan pelanggan saat ini, tidak hanya layanan basic logistics services. "Perusahaan penyedia jasa logistik nasional perlu melakukan inovasi dan pengembangan layanan logistik seperti reverse logistics, cross-docking, freight bill auditing and payment dan information technology (IT) services," ucap Zaroni.

Ia melanjutkan, Dalam konteks makro menjadi tugas pemerintah untuk menciptakan iklim usaha sektor perusahaan penyedia jasa logistik nasional agar efisien dan memiliki daya saing tinggi.

"Penyediaan dan perbaikan kualitas infrastruktur logistik seperti jalan, pelabuhan, rel kereta api, stasiun, terminal, teknologi telekomunikasi, dan lain-lain untuk meningkatkan kinerja layanan perusahaan penyedia jasa logistik nasional, dan meningkatkan connectivity desa-kota, pusat dan hubungan logistics domestik dan international," pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →