Buka Sidang Dewan Hisbah, Ini Harapan Ketum PP Persis

Oleh : Wiyanto | Selasa, 21 Juni 2022 - 15:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id-Jakarta-Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) KH Aceng Zakaria membuka Sidang Dewan Hisbah Lengkap Kelima, Selasa (21/06/2022).

Kegiatan tersebut juga merupakan agenda dari penyerta Muktamar PERSIS.

Kegiatan digelar di Pesantren Persatuan Islam 50 Ciputri Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat dari 21-22 Juni 2022.

Ketua Umum PERSIS KH. Aceng Zakaria menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama panitia lokal dan anggota-anggota Dewan Hisbah. Ia berharap agar dari tempat ini (PPI 50) dapat berkembang dan maju serta lahir generasi-generasi ulama yang menjadi anggota Dewan Hisbah.

Selanjutnya, secara khusus beliau berpesan di hadapan seluruh peserta, Ia sangat berharap agar ke depan disiapkan kader-kader anggota yang memiliki spesifikasi ilmu khusus.

“Kami berharap bahwa di PERSIS itu ada yang khusus mendalami ilmu tafsir dan Al-Qur'an, ada yang khusus mendalami ilmu musthalah dan hadisnya, ada yang khusus mendalami ilmu kebahasaan, dan ada yang khusus mendalami sirah,” tandasnya.

Bahkan, beliau sangat berharap kader-kader di pemuda dapat mewujudkan harapan tersebut. Dewan Hisbah sebagai majelis khusus harus diisi oleh kader-kader yang mumpuni dengan disiplin keilmuannya.

Sementara Ketua Dewan Hisbah PP PERSIS KH. M Romli menyikapi 3 anggota Dewan Hisbah yang telah meninggal dunia dan ada juga 3 Anggota Dewan Hisbah yang mengundurkan diri.

Ia menegaskan, bahwa Dewan Hisbah ini adalah Ruh Jamiyyah Persatuan Islam.

“Oleh sebab itu, jagalah Dewan Hisbah bersama-sama. Kedua, Agar keputusan-keputusan yang diambil memperhatikan pijakan yang sudah disepakati (jangan keluar darinya), yaitu Al-Qur'an dan As-Sunnah,” pungkas K.H M. Romli.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →