12% Laba 2016 Summarecon Agung Dibagikan Sebagai Dividen

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 15 Juni 2017 - 16:16 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2016 bernilai total Rp72,13 miliar (Rp5 per saham) pada 14 Juli 2017. Para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang digelar di Kelapa Gading Club, Jakarta Utara, pada hari ini.

“Total dividen tunai yang dibagikan tersebut mencapai sekitar 12% dari laba bersih konsolidasi perseroan pada 2016 sebesar Rp600 miliar,” ujar Michael Yong, Direktur Keuangan SMRA, dalam acara paparan publik usai RUPST di Kelapa Gading Club, Kamis (15/05/2017).

Michael menuturkan, para pemegang saham dalam RUPST hari ini telah menyetujui besarnya dividen tunai yang akan dibagikan tersebut. Dividen itu akan dibagikan kepada para pemegang saham yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 1 Juli 2017 hingga pukul 16:00 WIB.

Michael juga mengungkapkan, cum dan ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi masing-masing akan dilaksanakan pada 22 dan 23 Juni 2017. Sedangkan cum dan ex dividen di Pasar Tunai masng-masing akan dilakukan pada 4 dan 5 Juli 2017.

“Sisa laba bersih perseroan pada 2016 sebesar Rp517,79 miliar dibukukan sebagai laba ditahan (retained profit),” tukas Michael.

Sementara itu, demikian Michael, pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan setelah RUPST menyetujui penjaminan aset perseroan yang nilainya lebih dari 50% dari nilai aset bersih perseroan saat ini dan yang akan datang.

“Permintaan persetujuan dari pemegang saham tersebut dilakukan dalam rangka meraih pendanaan dari bank maupun lembaga keuangan non-bank serta maysarakat, yakni melalui efek yang bersifat ekuitas melalui penawaran umum,” pungkas Michael. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →