Diburu 20 Ribu Pasien Indonesia! Sunway Medical Centre Beberkan Rahasia Jadi RS Internasional untuk Wisata Medis
INDUSTRY.co.id, Jakarta, Sunway Medical Centre (SunMed) menjadi rumah sakit regional tersier dan kuarter satu atap asal Malaysia yang menjadi tujuan wisata medis. Rumah sakit ini berkomitmen menjadi salah satu rujukan untuk wisata medis bagi pasien internasional, khususnya kanker.
Kunjungan pasien internasional di RS yang dinobatkan sebagai 'Stand-out Jury Award for Best Hospital of the Year in Asia-Pasific 2021' ini mencapai sekitar 43 ribu kunjungan pasien internasional. Di mana 50% atau sekitar 20 ribu lebih pasien berasal dari Indonesia.
"Nomor satu pasien kami berasal dari Indonesia," kata Assistant Director International Business Development Sunway Healthcare, Faith Tang di Jakarta, 29 Maret 2022.
Pascapandemi, RS SunMed kembali membuka layanannya seiring dengan dibukanya Malaysia untuk wisata termasuk demi tujuan berobat. Per 1 April 2022, turis atau pasien harus sudah menjalani vaksin lengkap. Misalnya, untuk vaksin Sinovac harus sudah booster.
"Untuk yang divaksin Moderna, Astra Zeneca dan Pfizer cukup dua kali vaksin. Tidak perlu booster. Namun, jika di booster lebih baik lagi," kata Perwakilan Sunway Medical Centre di Jakarta, Nugraha Bio Rahardjo.
Selain itu, untuk kriteria umur pasien di atas umur 60 tahun yang belum divaksin booster maka dianggap belum lengkap. "Jadi vaksin lengkap itu menjadi salah satu kriteria, wisatawan atau turis untuk masuk ke Malayia. Selain itu PCR 2 kali 24 jam sebelum kedatangan. Dan setelah tiba, cukup di antigen saja," tambahnya.
RS swasta terbesar di Malaysia ini berlokasi di kota mandiri yang berkembang pesat, Sunway City. Letaknya juga berjarak dekat dengan Sunway Lagoon, Sunway Hotel, Sunway Shopping Mall, Monash University, dan Sunway University. Karena itu, kerabat pasien internasional bisa memilih beragam lokasi penginapan di sekitar RS SunMed.
Saat ini, Sunway dikenal fokus pada perawatan kanker, hematologi, terapi radionuklida bertarget, operasi berbantuan robotic, transplantasi tulang sumsum, transplantasi ginjal, dan lain-lain. SunMed juga terus menjadi pelopor dalam adopsi teknologi baru dengan 26 pusat keunggulan. Terdiri dari 616 tempat tidur, lebih dari 300 spesialis, 60 spesialisasi media, SunMed menyediakan rangkaian lengkap solusi medis dan bedah.
"SunMed telah menjadi yang terdepan dalam mengadopsi teknologi terbaru untuk mencapai keunggulan klinis," tambahnya.
Saat ini layanan SunMed juga dilengkapi dengan telemedicine yang diluncurkan sejak April 2020 lalu. Menurutnya, layanan ini sangat berguna untuk pasien untuk follow up. Jadi bisa ngobrol sama dokter walaupun enggak datang kesana," imbuhnya.
Selain itu, ia mengungkapkan pengobatan di SunMed juga bisa menerima asuransi dari Indonesia. Harga perawatan yang ditawarkan juga tidak jauh berbeda dengan RS di tanah air. SunMed juga terus berupaya memberikan harapan bagi para pasien kanker, baik stadium awal maupun lanjut untuk memperoleh kesembuhan. "Kami ingin memberi harapan bagi pasien," tuturnya.