Blak-blakan! Menko Luhut Sebut Indonesia Bakal Transisi dari Pandemi ke Endemi Secara Bertahap

Oleh : Ridwan | Senin, 21 Februari 2022 - 16:50 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia akan melakukan transisi dari pandemi ke endemi secara bertahap.

Transisi secara bertahap itu akan didasarkan pada data mengenai kesehatan, ekonomi dan sosial budaya serta menerapkan prinsip kehati-hatian.

“Kita akan melakukan transisi secara beratahap, bertingkat, berlanjut berbasiskan data, indikator Kesehatan, ekonomi dan sosial budaya , serta terus menerapkan prinsip kehati-hatian,” ujar Luhut Binsar Panjaitan dalam konfrensi pers mengenai hasil Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (21/2/2022).

Ia menceritakan, di banyak negara sudah mulai transisi dari pandemi ke endemi. Luhut pun mencontohkan negara yang sudah memberlakukan pelonggaran terkait dengan transisi ke endemi antara lain Inggris, Denmark, Singapura.

“Namun kita tidak perlu ikut-ikutan latah. Kita akan melakukan transisi secara bertahap,” terangnya.

Menko Luhut mengatakan pemerintah menggunakan pra kondisi endemi sebagai kebijakan. Karena itu pemerintah akan memakai beberapa indikator untuk menentukan pra kondisi endemi.

Adapun, indikator tersebut antara lain tingkat kekebalan masyarakat yang tinggi, tingkat kasus yang rendah berdasarkan indicator dari World Health Organization (WHO).

Pemerintah juga akan menilai kapasitas respon fasilitas Kesehatan yang memadai serta menilainya melalui survei.

Prakondisi endemi ini, disebutkan Luhut harus terjadi dalam rentang waktu yang cukup panjang, stabil dan konsisten.

“Usulan konsep kriteria dari pandemi ke endemi dari waktu ke waktu masih akan disempurnakan dengan para pakar dan ahli di bidangnya,” papar Luhut.

Untuk dapat mencapai cita-cita transisi dari pandemi ke endemi, jelas Luhut, maka hal yang harus dilakukan adalah menggenjot vaksinaksi dosis ke dua. Selain itu vaksinasi booster juga harus di upayakan terutama kepada para lansia.

Karena itu pemerintah akan mendorong agar pemerintah daerah terus aktif mensosialisasikan dan memaksimalkan vaksin booster.

“Saya meminta masyarakat yang sudah memilik tiket vaksin ke tiga dan vaksin lengkap dengan rentang waktu enam bulan, dapat langsung mendatangi gerai vaksin yang telah disiapkan,” tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →