Menko Luhut Ramal Puncak Gelombang Omicron Terjadi Awal Februari, Masyarakat Diminta Jangan Panik!

Oleh : Ridwan | Rabu, 12 Januari 2022 - 11:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksi puncak gelombang Covid-19 akibat Omicron akan terjadi pada awal Februari 2022.

"Puncak kasus (di Negara lain) akan terjadi sekitar 40 hari pascapenemuan kasus Omicron. Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena Omicron akan terjadi pada awal Februari," kata Luhut dalam konferensi pers daring (11/1).

Dijelaskan Luhut, prakiraan ini merupakan pengingat bagi Indonesia terlebih gelombang Covid-19 akibat Omicron sudah terjadi di sejumlah negara.

Oleh sebab itu, ia menyebut bukan tidak mungkin hal yang sama terjadi di Indonesia mengingat ada peningkatan kasus beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, Luhut meminta seluruh masyarakat agar tidak panik. Dia yakin Indonesia bisa melewati gelombang peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron.

Lebih lanjut, Menko Luhut menyebut Indonesia saat ini sudah lebih siap. Fasilitas kesehatan jauh lebih baik ketimbang saat kasus Covid-19 varian Delta melonjak pada Juli 2021 lalu.

"Saya harapkan kita semua kompak, tidak perlu saling menyalahkan karena ini sesuatu yang tidak bisa dihindari, tapi kita bisa memitigasi sehingga dalam keadaan terkendali atau dampak yang minimal," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →