Jumlah Permintaan Sektor Properti Pengaruhi Penjualan AkzoNobel

Oleh : Hariyanto | Selasa, 06 Juni 2017 - 14:36 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id , Jakarta - AkzoNobel Indonesia menargetkan kenaikan volume penjualan 2017 sejalan dengan angka pertumbuhan ekonomi nasional.

Jun de Dios, Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) mengatakan, faktor yang mempengaruhi penjualan bersumber pada jumlah permintaan pada sektor properti.

Bisnis sektor properti di Indonesia terbilang masih dalan keadaan stagnan, hal itu menjadi salah satu tantangan utama dari produsen cat ini.

"Kami optimistis target tahun ini akan tercapai, saat ini bisnis kami masih sesuai dengan treknya," ujar Jun de Dios di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini diperkirakan sampai pada 5%. Angka tersebut yang menjadi patokan AkzoNobel untuk menetapkan targetnya.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat menentukan daya beli masyarakat. Produksi dan target penjualan kami selalu menyesuaikan perkembangan tersebut," ungkapnya.

Menurutnya, strategi untuk mengincar pasar domestik adalah dengan menggandeng ritel resmi sebanyak-banyaknya. Selain itu AkzoNobel akan melakukan ekpansi di berbagai daerah yang saat ini belum terjangkau Dulux.

Kapasitas produksi AkzoNobel saat ini mencapai 100 juta ton pertahun. Angka produksi tersebut terbagi untuk berbagai segmen seperti dekoratif building, kendaraan, dan perkapalan. Jun menambahkan akan ada investasi dari AkzoNobel yang terjadi tahun ini.

"Kesepakatannya akan dibahas akhir tahun, saat ini masih rahasia apakah akan menambah kapasitas pabrik atau menambah lini produksi," imbuhnya.