Industri Truk UKM, Kini Bisa Adopsi Transporta, Teknologi Live Fleet Tracker dari Lacak.io untuk Tingkatkan Akurasi GPS Secara Real Time

Oleh : kormen barus | Jumat, 10 Desember 2021 - 09:27 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Sebagai upaya pemberdayaan industri truk UKM yang sebagian besar masih beroperasi secara manual, perusahaan Indonesia, Transporta, telah mengadopsi teknologi Live Fleet Tracker dari Lacak.io.

Mulai hari ini, seluruh pengguna sistem manajemen transportasi (TMS) dari Transporta dapat memantau armada dan berbagi informasi pelacakan secara real-time. Teknologi ini dapat diaplikasikan bersamaan dengan tools manajemen dan operasional yang digunakan oleh perusahaan truk UKM, di mana pun lokasi armada dan dengan penyedia layanan GPS apa pun, sehingga end user dapat menikmati layanan lebih transparan dan efisien.

Sistem manajemen transportasi yang dikembangkan bersama dengan Lacak.io ini dapat meningkatkan tata kelola keuangan bisnis, mengoptimalkan rute perjalanan, meningkatkan keamanan, serta mendigitalkan pencatatan dan manajemen tenaga kerja, sehingga UKM dapat lebih unggul di tengah persaingan pasar logistik. Peningkatan teknologi ini juga memungkinkan pemantauan armada yang mudah dibagikan secara real-time.

Inovasi di sektor rantai pasok menjadi kebutuhan yang krusial di tengah pandemi. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di industri truk di Indonesia terus berupaya mengintegrasikan kemajuan teknologi untuk meningkatkan layanan dan operasional. Salah satu tantangan yang ingin dijawab ialah bagaimana menggabungkan data manajemen armada berbasis GPS dengan data operasional untuk menciptakan solusi bisnis yang lebih holistik.

"Bermitra dengan Lacak.io untuk menghadirkan solusi digital yang lengkap bagi sektor logistik bukanlah keputusan yang sulit bagi kami. Reputasi Lacak.io dalam manajemen AI dan IoT di sektor tersebut telah menempatkan mereka sebagai pemimpin industri. Untuk pertama kalinya, pengguna dapat mengelola armada dan bisnis mereka secara real-time, dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga memudahkan para UKM yang ingin melakukan digitalisasi bisnisnya dengan anggaran yang terbatas," ujar Emma Hartono, Chief Operating Officer Transporta.

Untuk berlangganan fitur GPS terbaru ini, pengguna akan dikenakan biaya Rp 120.000 per hari per armada. Biaya tersebut termasuk penyewaan perangkat, konektivitas, dan integrasi platform dengan pemasangan dan instalasi gratis.

Ke depannya, fitur ini juga akan dilengkapi dengan berbagai solusi baru, di antaranya manajemen aliran modal untuk bisnis, direktori, portal klien, dan aplikasi yang terintegrasi dengan platform eCommerce regional.

Transporta merupakan sistem manajemen transportasi berbasis di Indonesia yang dihadirkan untuk merevolusi industri transportasi dengan platform cloud end-to-end yang terpusat, sehingga membantu perusahaan truk untuk memaksimalkan kecepatan operasi harian, utilitas truk, dan profitabilitas.

Lacak.io merupakan startup teknologi berbasis di Indonesia yang didirikan pada tahun 2016. Solusi IoT yang ditawarkannya dapat membantu bisnis melacak inventaris, pekerja lapangan, hingga armada secara real-time

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →