Menko Luhut Sampaikan Kabar Mengejutkan! Indonesia Bakal Berstatus Endemi Pada Awal Tahun 2022

Oleh : Ridwan | Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi Covid-19 di Indonesia berubah status menjadi endemi pada Januari 2022. 

Menururtnya, hal itu bisa terjadi jika tidak ada lonjakan kasus di libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

"Kalau kita bisa melampaui Nataru ini dengan baik pada Januari, saya pikir sudah masuk pada endemi," kata Luhut dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden (18/10).

Pemerintah, ungkap Luhut, kini tengah berupaya mendatangkan beberapa alternatif obat Covid-19. 

Dijelaskan Luhut, dirinya bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sedang berada di Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan dengan Merck mengenai obat Molnupiravir.

Selain Molnupiravir dari Merck, Luhut mengatakan Indonesia juga tengah melakukan uji kliniss tahap ketiga untuk Proxalutamide. Selain itu, Lalternatif obat lainnya yakni AT-527 yang dikembangkan oleh Roche and Athea.

"Ketiga obat tersebut menunjukkan potensi untuk menjadi obat Covid-19," ucapnya.

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Luhut mengungkapkan Presiden Jokowi sudah memerintahkan para menterinya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

"Oleh karena itu kami akan melakukan beberapa kali rapat untuk persiapan itu. Terutama, mendorong penggunaan Peduli Lindungi," ujar Luhut.

Luhut mengaku menyadari banyak orang sudah lelah dengan kondisi pandemi Covid-19. Namun, melihat berbagai kemajuan dalam pengendalian Covid-19 di bawah komando Jokowi, ia yakin Indonesia dapat segera keluar dari pandemi virus corona.

"Melihat berbagai perkembangan yang ada dan dengan kepemimpinan Presiden Jokowi, saya yakin kita akan mampu segera mengatasi dan keluar dari Pandemi Covid-19 sebagai bangsa dan negara yang lebih kuat," tutup Luhut.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →