Ungkap Temuan Data Covid-19 Tidak Riil, Banyak yang Upload Data Lama! Mendagri Tito Tegor Pemda: Pelototi Datanya...

Oleh : Candra Mata | Minggu, 05 September 2021 - 21:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan para pemerintah daerah (pemda) di Indonesia untuk terus memperbaiki dan memperbaharui input data COVID-19. 

Pasalnya, menurut Mendagri Tito telah terdapat temuan adanya lonjakan kasus penularan COVID-19 di sejumlah daerah akibat terinputnya data-data lama.

“Mohon betul-betul dipelototi datanya, karena data yang kita temukan di beberapa daerah, data kasus positif atau data yang konfirmasi ternyata banyak yang di-upload (diunggah) data-data yang sudah lama,” ujar Mendagri, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangan resminya pada Minggu (05/09/2021). 

Dikatakan Tito lebih lanjut, ada pula temuan di salah satu daerah yang memiliki angka kematian atau fatality rate yang melonjak tajam. 

Namun setelah ditelusuri, menurutnya angka tersebut merupakan akumulasi angka kematian dari minggu-minggu sebelumnya. 

“Setelah kita lihat, pelototin, ternyata angka kematiannya akumulasi dari beberapa minggu sebelumnya, bukan yang riil minggu itu,” ungkapnya tegas.

Untuk itu, Tito meminta setiap pemda untuk melakukan rapat koordinasi mengenai sistem penginputan data COVID-19. 

Input data ini menurutnya akan sangat menentukan arah kebijakan pemerintah dalam pengendalian pandemi ke depannya. 

Salah satunya dalam menentukan penerapan level kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan zona wilayahnya.

“Kalau dimasukkan data yang lama, nanti pengambilan kebijakannya salah, jumlah kasus aktif dimasukin yang 3-4 minggu lalu itu membuat kasus aktif banyak, sehingga akhirnya mau ditarik ke isoter (isolasi terpusat) semua, padahal mungkin jumlahnya tidak segitu,” tandas Mendagri.