PP Properti Tandatangani MOU Kerja Sama untuk Kembangkan Kawasan Industri Batang

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 01 September 2021 - 17:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Batang - PT PP Properti Tbk (PPRO) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) kerja sama dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) dalam pengembangan kawasan township, commercial dan supporting facilites di Batang, Jawa Tengah, Rabu (01/09/2021).

Proses penandatanganan tersebut dihadiri I Gede Upeksa Negara, Direktur Utama PPRO; Fajar Saiful Bahri, Direktur Pengembangan Bisnis dan HCM PPRO;  Galih Saksono, Direktur Utama PT KIT Batang; Rudi Harjito, Direktur Keuangan dan HCM KIT Batang; serta Adler Manarissan Siahaan, Direktur Operasi dan Teknik KIT Batang.

KIT Batang adalah proyek strategis nasional yang secara penuh didukung pemerintah terletak di Jawa Tengah dengan total area 4.300 hektar (ha). Kawasan industri tersebut terbagi dalam tiga klaster, yang terdiri dari klaster industrial area seluas 3.100 ha, klaster township seluas 800 ha, serta klaster Recreational Estate & Township seluas 400 ha. Situasi tersebut memberikan potensi berkembangnya tenaga kerja yang membutuhkan hunian, area perkantoran, commercial area, serta hotel.

Direktur Utama PPRO, I Gede Upeksa Negara, mengatakan, sejalan dengan pengembangan bisnis PPRO, Kawasan Industri Terpadu Batang merupakan proyek strategi nasional yang berpotensi besar serta didukung penuh oleh Pemerintah Pusat dan Daerah guna mendorong penguatan sektor industri di Indonesia.

“Selain itu, datangnya demografi baru pada kawasan ini akan memunculkan kebutuhan ketersediaan fasilitas dari segi hunian real estate untuk mendukung kelancaran proses bisnis di kawasan. PPRO akan ikut andil dalam mengembangkan hunian/township pada klaster 1 dan klaster 3,” papar Gede Upeksa.

Pengembangan KIT Batang tahap pertama ini akan dibangun beberapa fasilitas pendukung dan konektivitas kawasan, antara lain akses sementara kawasan, simpang susun tol KM- 371+800, jalan sekunder sepanjang 11,4 km, jalan utama sepanjang 5,2 km, marketing gallery, perluasan stasiun dan dryport, jaringan listrik, suplai air baku, rumah susun sederhana, dan IPAL sampah yang direncanakan akan selesai pada triwulan III 2021.

KIT Batang memiliki keunggulan berlokasi strategis terletak di sisi utara Tol Trans Jawa dan berbatasan lansung dengan Pantai Utara Jawa. Identitas kawasan nya pun memiliki keunikan yang berbeda-beda serta kualitas lingkungan dan Infrastruktur yang terbangun dengan pengembangan yang terintegrasi. Oleh karena itu, PPRO tidak akan melewatkan kesempatan ini untuk berpartisiasi dalam mengembangkan kawasan serta turut juga mendukung program Pemerintah. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →