Pak Jokowi, Setop PPKM Darurat Jangan Diperpanjang, Tolong Rakyat Kecilmu Ini, Kami Makan Apa...

Oleh : Candra Mata | Rabu, 14 Juli 2021 - 13:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui jejaring media sosialnya mendapat banyak masukan dari masyarakat khususnya terkait penerapan kebijakan PPKM Darurat.

Mereka para netizen ini meminta agar Presiden Jokowi tidak lagi memperpanjang masa PPKM Darurat yang rencananya berakhir pada 20 Juli mendatang.

Pasalnya, mereka mengaku pemberlakuan peraturan tersebut membuat kondisi kehidupan semakin sulit.

"Ppkm udah pak berhentiin aja.. Suami saya ojek online susah, bgt dpt orderan jln di tutup, toko pada tutup...Kami mau makan apa..Ya Allah, ya, rob sedih, saya, bapak anak 2 butuh makan..Ampe nangis, menjerit mau, ngadu sama siapa..Bantuan gak dpt..Sekolah harus beli, buku 171rb..Hrus beli paket data..Pak, stop pak stop ppkm.. Kita rakyat kecil..Yg tiap hri mencari rejeki untuk makan hri ini.. Bapak tolong rakyat kecil mu ini.." sebut akun, @Nia, seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dalam unggahan Presiden Jokowi di Facebook miliknya pada Rabu (14/7/2021).

"Udah pak jgn di perpanjang ppkm rakyat ngenes pak," komentar akun lainnya, berinisial @Ay 

"Pak Jokowi..tlg di pikirkan kembali rencana PPKM yg akan diperpanjang selama 6 minggu ..,jujur aja untuk PPKM yg sedang berjalan saja udh kami lalui sangat berat Pak.,usaha kecil macam sya.. menjerit ,kalau diam berarti kami g makan..masih untung yg menengah ke atas yg memiliki penghasilan bulanan.. tolong direvisi lagi Pak Jokowi..," tandas netizen lain, @Ari Yanti Sukoco.

Perlu diketahui, sebelumnya Jokowi sendiri menyampaikan sebuah kabar baik, dimana Indonesia kembali menerima kedatangan 1,4 juta vaksin Sinopharm.

"Sebanyak 1.408.000 dosis vaksin siap pakai merek Sinopharm tiba di Indonesia siang ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan pesawat Garuda Indonesia," kata Jokowi seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari unggahannya di Facebook miliknya pada Rabu (14/7/2021).

"Dalam tiga hari mendatang, empat juta vaksin Sinopharm akan datang lagi," sambungnya. 

Menurut Jokowi, vaksin-vaksin merek Sinopharm ini akan digunakan dalam program Vaksinasi Gotong Royong melengkapi vaksin program pemerintah untuk mempercepat kekebalan komunal di tanah air menghadapi pandemi Covid-19.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Jokowi tersebut selah disukai oleh puluhan ribu masyarakat dan menuai ribuan komentar.

Tak sedikit pula yang mengapresiasi langkap Pemerintahan Jokowi dalam mendatangkan vaksin.

"Terima kasih kepada pihak pemerintah yang terkait untuk pengadaan vaksin covid 19. Semoga pemberian Vaksin dapat segera tercapai  keminimal jumlah 80% penduduk Indonesia usia 12- 80 tahun; sehingga bisa bebas PPKM  dan bisa  beraktifitas aman tanpa masker," sebut akun Yohanes Subian.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →