Donasikan 500 Ton Oksigen Medis, Menperin Agus Acungi Jempol Industri Pulp and Paper

Oleh : Ridwan | Jumat, 09 Juli 2021 - 18:05 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama pelaku industri terus berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan gas oksigen bagi penanganan pasien Covid-19 di sejumlah daerah. 
Kolaborasi ini merupakan salah satu komitmen nyata untuk menanggulangi lonjakan kasus positif Covid-19 di tanah air dalam beberapa hari terakhir.

"Kami proaktif melakukan kerja sama dan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, termasuk asosiasi industri maupun perusahaan industri untuk membantu memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19 di Indonesia," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pelepasan Bantuan Oksigen Perdana Tanoto Foundation dan mitra perusahaan APRIL Group  PT. Riau Andalan Pulp & Paper (PT.RAPP), Jumat (9/7).

Menperin menegaskan, pihaknya bertekad mengerahkan semua kemampuan industri dalam negeri untuk memenuhi lonjakan kebutuhan gas oksigen nasional, di antaranya dengan menginstruksikan perusahaan-perusahaan industri untuk memastikan ketersediaan oksigen khususnya untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis. 

"Sektor industrinya tidak hanya yang bergerak khusus dalam bidang produksi gas oksigen, tetapi juga industri yang mempunyai potensi untuk membantu ketersediaan oksigen medis," ungkapnya.

Kemenperin telah menerbitkan menerbitkan Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 1 Tahun 2021 tentang Produk Oksigen sebagai Komoditas Strategis Industri dalam Masa Covid-19. 

"Dukungan oksigen dari RAPP pada hari ini merupakan wujud dari Instruksi Menperin. Tiga hari lalu saya berkomunikasi dengan RAPP, dan hari ini bantuan dari RAPP bisa terlaksana. Kami menunggu kontribusi dari perusahaan lainnya untuk mengikuti langkah RAPP," kata Menperin.

Menperin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Tanoto Foundation dan mitra perusahaan APRIL Group PT. Riau Andalan Pulp & Paper (PT. RAPP) yang dalam kondisi pandemi ini bersedia memberikan bantuan pasokan oksigen medis dengan mengalihkan fasilitas oksigen plant untuk proses bleaching pulp, yang sebagian digunakan untuk oksigen medis sebesar 500 ton atau 100 ton dalam lima kali pengiriman.

"Pengiriman akan dilakukan mulai hari ini (9/7) dari Pangkalan Kerinci menuju Jakarta secara bertahap," tuturnya. 

Agus juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Pemerintah Daerah dalam membantu kelancaran penyaluran bantuan oksigen medis ini.

"Kontribusi sektor industri terhadap sektor kesehatan dalam penanggulangan Covid-19 sangat diharapkan dalam situasi sekarang ini," tegasnya. 

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong ini diharapkan Bangsa Indonesia dapat segera mengendalikan sekaligus menangani pandemi Covid-19 serta semuanya bersama-sama kembali berkarya dalam bidangnya masing-masing untuk kembali mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas.

Board of Trustee Tanoto Foundation, Anderson Tanoto mengemukakan, pihaknya terpanggil untuk merespons dengan cepat ketika mendapatkan informasi bahwa ketersediaan oksigen bagi rumah sakit-rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 mulai terbatas. 

"Oleh karena itu, kami segera melakukan koordinasi untuk secepat mungkin menyalurkan oksigen yang diproduksi oleh pabrik PT RAPP di Pangkalan Kerinci, Riau ke pulau Jawa untuk membantu memasok oksigen bagi rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan," paparnya.

Anderson menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Menteri Perindustrian dan Menteri Kesehatan sehingga kurang dari 36 jam dapat segera mengangkut dan mendistribusikan oksigen tersebut ke Pulau Jawa. 

"Semoga oksigen yang kami salurkan ini dapat membantu menyelamatkan para pasien Covid-19 yang harus dirawat di rumah sakit-rumah sakit khususnya di Pulau Jawa," ujarnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →