TRIS Membukukan Penjualan Bersih Rp1,14 Triliun diTahun 2020
INDUSTRY.co.id - Jakarta -PT Trisula International Tbk (“TRIS”), emiten yang merupakan integrated apparel provider, membukukan total penjualan sebesar Rp1,14 triliun pada tahun buku 2020, dengan kontribusi pendapatan yang berimbang antara ekspor dan lokal.
Pandemi Covid-19 berdampak cukup signifikan terhadap perekonomian global maupun domestik, namun TRIS dan entitas anaknya tetap mempertahankan eksistensi di pangsa pasarnya.Santoso Widjojoselaku Direktur Utama TRIS menjelaskan, “Menyikapi tantangan bisnis sebagai dampak dari pandemi Covid-19, TRIS beserta entitas anaknya terdorong untuk melakukan diversifikasi produkdengan memberdayakan divisi Research and Developmentdalam melakukan inovasi produk sesuai dengan kebutuhan pasar selama pandemi, seperti produk Alat Pelindung Diri (baju hazmat dan masker non-medis), seragam tenaga medis, dan pakaian fungsional. Produk-produk ini kami pasarkan di pasar lokal maupun internasional. Selain itu Perseroan juga terus mengembangkan penjualan melalui e-commercesebagai upaya mengatasi kendala penurunan trafik akibat PSBB.Oleh karena itu kami yakin di masa mendatangTRIS akan mampu meraihkinerja yang lebih baik lagi.”
Sejalan dengan pandangan ke depan terkait nilai saham, TRIS berencana untuk melakukan pembelian kembali saham (buybacksaham) yang akan diajukan persetujuannya pada RUPSLB tanggal 27 Mei 2021 mendatangkarena harga saham Perseroan saat ini belum mencerminkan nilai atau kinerja yang sesungguhnya, dan potensi kinerja saham di masa mendatang sejalan dengan perbaikan kondisi ekonomi nasional dan internasional.
Sebagai informasi, menutup tahun 2020, TRIS membukukanpenjualan bersih sebesarRp1,14 triliun atau terkoreksi sebesar 22,82% YoY dengankontribusi pendapatan lokal sekitar 50% dan pendapatan ekspor sekitar 50%.
Pendapatan lokal TRIS ini didukung oleh anak usaha, yaituPT Trisula Textile Industries Tbk (“BELL”), sedangkan untuk pendapatan ekspor mayoritas dihasilkan dari entitas anak, yaitu PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing dan PT Trimas Sarana Garment Industry.Meskipun kondisi pandemi di 2020 memberi tekanan yang tinggi bagi Perseroan, namun jika dilihat dari Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan,TRIS tetap bisa mencetak hasil positif sebesar Rp11,9miliar.
“Oleh karena itu, di tahun 2021, Perseroan akan terus meninjau dan meningkatkan efisiensi biaya operasional serta fleksibilitas terhadap kapasitas produksi sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap Laba Perseroan. Selain itu, sinergi antara entitas anaknya akan terus dimaksimalkan agar dapat meningkatkan inovasi, fleksibilitas, efisiensi sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik, serta menjadi lebih tangguh dalam menghadapi tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19 yang masih berjalan sampai dengan saat ini,” tambah Santoso.