Trend Marketing dan Dampak Besar pandemi COVID-19

Oleh : Baiq Alfia Nur Chandra Mustika | Senin, 26 April 2021 - 20:15 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Dengan ancaman pandemi yang sedang dihadapi oleh dunia saat ini, tidak dipungkiri bahwa hal ini akan berdampak kepada masyarakat dalam jangka pendek maupun jangka panjang, terutama dalam perihal ekonomi. Berkaitan dengan hal itu, berikut adalah beberapa contoh dampak dari pandemi global COVID-19 terhadap bisnis dan industri di dunia:

1. Perusahaan telah menunda atau membatalkan acara, konferensi, pertemuan bisnis, dan rapat online mereka. Itu telah mengubah jadwal kerja regulernya. Banyak pendatang baru di industri ini harus duduk santai bahkan sebelum memiliki entri penuh di pasar. Banyak acara olahraga juga dibatalkan, di mana merek besar menginvestasikan uang sebaliknya. Perjuangan untuk menghasilkan cukup keuangan dan terhubung dengan pelanggan terjadi secara global. Ketakutan terus-menerus untuk "keluar jalur" telah melanda banyak organisasi karena pandemi. Namun, internet menyelamatkan kapal yang tenggelam dan menghubungkan mereka ke pelanggan potensial untuk penjualan yang penuh harapan.

2. Tantangan utama terletak pada pertukaran kata. Dengan membuat kampanye media sosial, mengikuti perlombaan tagar, dan mengikuti tren terbaru webinar dan konferensi festival digital, Anda dapat berkomunikasi dengan klien Anda melalui cara yang lucu. Ini tidak hanya akan membawa perbedaan pada keadaan perusahaan Anda saat ini tetapi juga menarik audiens Anda dengan cara yang tidak terduga.

3. Perusahaan yang menyediakan layanan melalui benua atau di seluruh dunia terkena dampak tinggi karena banyak negara menghadapi keparahan pandemi virus corona yang lebih buruk dari semuanya. Di saat seperti itu, bisnis menjadi hal terakhir yang terlintas di benak seseorang. Namun, memberikan dukungan (berempati) secara sosial memang menenangkan situasi mereka dan membangun ikatan untuk urusan bisnis di masa depan.

4. Bisnis perlu mengembangkan arahan yang jelas tentang bagaimana mereka ingin melanjutkan sehubungan dengan wabah COVID-19. Karena situasi saat ini tidak menunjukkan perlambatan, penting untuk menutup bisnis dengan krisis dan melangkah maju. Dengan mengurangi kesenjangan dan menjembatani interaksi langsung, menyelesaikan tujuan, dan berganti-ganti antara mencapainya, Anda tidak hanya dapat mengubah audiens yang Anda tuju tetapi juga meningkatkan moral karyawan Anda yang terkasih.

Dari dampak-dampak yang dihadapi tersebut, hal ini secara langsung mempengaruhi dunia pemasaran atau marketing yang terus dituntut untuk mencari cara agar bisa achieve more with less, mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan cost yang lebih sedikit. Bukan rahasia lagi bahwa marketing merupakan remote control dari kesuksesan bisnis manapun. Rencana marketing yang bagus akan menentukan masa depan produk dan jasa yang ditawarkan oleh sebuah bisnis. Oleh karenanya, di perusahaan manapun kebutuhan akan tim marketing yang kokoh dan solid juga sangat penting. Tidak ada satu produk yang bagus sekalipun yang dapat mengalahkan kompetisi tanpa adanya trik marketing yang unik dan efektif.

1. Seorang marketer harus melakukan yang terbaik untuk menyesuaikan dengan keadaan yang baru. Dengan tetap mengikuti tren baru, menganalisis wawasan dan keadaan pasar, dan memahami permintaan pelanggan yang terus meningkat dan perubahan perilaku, seorang marketer dapat mengembangkan kampanye marketing yang sukses untuk bergerak maju di masa depan.

2. Dikarenakan adanya pembatasan pertemuan secara fisik dan seminar, dan terjadinya peningkatan aktivitas di internet dan dunia digital pada saat pandemi, pemasaran dan iklan secara online dapat membantu dalam menjangkau customer. Banyak masyarakat yang tidak bisa lepas dari dunia online, sehingga pemasaran secara digital merupakan pilihan terbaik sebagai metode untuk menjaga eksistensi pada dunia internet. Memperbarui situs web dan mengawasi jumlah pengunjung situs adalah salah satunya.

3. Saat dunia berjuang melawan masa-masa menantang ini dengan persatuan, sebagai sebuah perusahaan, Anda harus mengiklankan hal-hal yang mengandung unsur kasih sayang yang meredakan sentimen klien Anda di masa kritis ini. Pastikan Anda sebagai seorang marketer dapat mengungkapkan rasa kebersamaan dan empati, kepercayaan merek, dan bisnis jangka panjang pada calon customer Anda maupun customer yang sudah ada.

4. Mempertimbangkan dampak virus korona dan kesengsaraannya yang tiada akhir, merek dan agensi pemasaran perlu mengawasi dengan cermat perubahan perilaku pelanggan dan bagaimana hal itu mempengaruhi Anda dan pesaing Anda. Dengan mengadakan survei dengan pertanyaan yang relevan, Anda dapat menggali persyaratan mereka saat ini dan menciptakan peluang bisnis unik untuk tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan yang kejam. Dari bisnis skala besar hingga skala kecil, semua harus bisa mengadopsi tren terbaru untuk meningkatkan permainan mereka.

 

Penulis: Baiq Alfia Nur Chandra Mustika, Mahasiswi MBA President University

Baiq Alfia Nur Chandra Mustika Lihat semua artikel →