Tanaman Hias Bikin Hati Adem Dikala Penat Melanda

Oleh : Wiyanto | Minggu, 07 Februari 2021 - 21:17 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id-Jakarta - Menteri BUMN, Erick Thohir tampaknya sedang menggemari aneka ragam tanaman hias. Hal ini terlihat dari postingan Instagram Erick yang di post pada Sabtu, 6 Februari 2021. Bagi Erick, tanaman hias adalah penyegar mata, juga pikiran disela padatnya jadwal pekerjaan.

"Buat saya tanaman bukan hanya hiasan, tapi penyegar mata, pikiran disela kesibukan," ujarnya.

Erick mengaku baru menyadari adanya kegemaran baru yang dilakukan masyarakat selama pandemi Covid 19. Kegemaran teraebut tak lain adalah merawat dan mempercantik ruangan dengan ragam tanaman hias.

"Ternyata belakangan ini, merawat dan mempercantik rumah dengan tanaman hias jadi salah satu kegiatan yang sedang populer ya. Makin vanyak penggemarnya, termasuk tim saya," katanya.

Menurut Erick, hobi baru ini sebenarnya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membuka peluang bisnis ekonomi kreatif. Apalagi tanaman hias memiliki prospek dan pasar yang luas nan menjanjikan.

"Hobi baru ini membuka peluang bisnis baru dan saya melihat banyak yang sukses. Berawal dari hobi, berujung jadi bisnis yang menjanjikan," katanya.

Terkait hal ini, Erick memberi saran dalam memulai bisnis. Yang pasti, kata Erick, pebianis pemula harus mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Termasuk berpikir kreatif, inovatif dan adaptif. "Dan yang paling penting adalah kejujuran. Saya yakin bisnis ini akan berkembang," tutupnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa tanaman hias merupakam salah satu bidang pertanian yang memiliki pasar tetap untuk negara Asia, Eropa bahkan Amerika. Apalagi, Indonesia memiliki keunggulan khusus karena letak poisisinya yang berada di area tropis.

"Kita akan mendorong anak-anak milenial untuk mengembangkan tanaman hias dengan menghadirkan tanaman bergaya tropis untuk di ekpor keluar negeri," tutupnya.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →