2017, Kresna Graha Investama Alokasikan Belanja Modal Rp200 Miliar

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 08 Mei 2017 - 10:13 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp200 miliar untuk 2017. Dana capex tersebut akan digunakan untuk membiayai ekspansi usaha perseroan serta investasi di beberapa anak usaha KREN. Dana capex tersebut diambil dari kas perseroan yang hingga per Maret 2017 tercatat sebesar Rp500 miliar.

“Kami baru saja mengakuisisi 17,6% saham di PT M Cash Integrasi (MCI) sehingga perusahaan itu sekarang menjadi anak usaha kami. Akusisi itu bertujuan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan KREN pada tahun ini. Karena itu, kami menyiapkan dana untuk membiayai investasi yang telah kami lakukan di MCI,” papar Michael Steven, Direktur Utama KREN, dalam acara paparan publik di Jakarta, Jumat (05/05/2017).

Michael mengemukakan, untuk kinerja sebagai perusahaan sekuritas, KREN saat ini sudah mengantungi tiga nama calon emiten dimana KREN akan menjadi penjamin emisi efek mereka. “Pelaksanaannya masih tergantung pada perusahaan-perusahaan itu, terkait kelengkapan dokumen IPO,” ujar Michael.

Michael menyebutkan, ekspansi bisnis melalui MCI sebagai anak usaha yang baru, KREN pada tahun ini menargetkan bisa memiliiki 1.000 kios dan akan berlimpat ganda menjadi 2.000 kios di 2018, bahkan akan menjadi 10.000 kios pada tahun 2020.

Menurut Michael, MCI sebagai anak usaha KREN menyediakan kios mesin digital pertama di Indonesia yang mampu mengeluarkan berbagai jenis kartu tunai fisik (e-money) termasuk mobile SIM (subscriber identity module).

Disamping itu, mesin menyerupai anjungan tunai mandiri (ATM) ini juga memiliki fitur menarik seperti top-up pulsa telepon, pembayaran tagihan rutin, mall directory, iklan, voucher, flash sales pointshingga transaksi e-commerce. “Mesin ini akan tersedia di pusat-pusat perbelanjaan, kampus dan perkantoran,” ungkap Michael.

Michael menjelaskan, kios mini menyerupai mesin ATM ini bernama MCash yang dirancang sebagai tabletop display yang menjual produk-produk digital. “Mesin ini cocok dioperasikan di modern channel seperti hypermarkets, supermarkets, convenience stores dan pusat perbelanjaan,” tutur Michael.

Pada akhir pekan lalu, KREN juga melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Salah satu keputusannya, KREN tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2016 kendati perseroan mencatat laba bersih Rp165 miliar. Tetapi laba tersebut akan dicatatkan sebagai ditahan (retained profit). (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →