Kereeen! Dalam Waktu Dekat, Kepala BKPM Bahlil Bakal Gendong Investasi Nestle Capai USD 200 juta

Oleh : Ridwan | Rabu, 27 Januari 2021 - 15:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi sektor yang banyak dilirik sejumlah investor, baik dalam maupun luar negeri. 

Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemasukan investasi di sektor industri mamin terus berdatangan di tengah pandemi Covid-19.

"Saya ingin menyampaikan bahwa sekalipun pandemi Covid-19, salah satu sektor yang investasinya tumbuh baik dari foreign direct investment maupun dari PMDN-nya itu adalah makanan dan minuman," kata Bahlil dalam sesi webinar, Rabu (27/1/2021).

Lebih lanjut, Bahlil bercerita bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan pihak Nestle beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, lanjut Bahlil, mereka (Nestle) akan segara melakukan ekspansi bisnis mencapai USD 200 juta di Indonesia, dan akan mulai melakukan gorundbreaking pabriknya yang ke-4 pada bukan depan.

"Jadi ini kita dukung terus kalau untuk industri makanan dan minuman. Jangankan dukung, gendong pun kita gendong," ujarnya.

Di luar itu, ia mengakui adanya ketidakjelasan terkait rantai pasok bahan baku dari antar kementerian teknis pada beberapa waktu lalu.

Namun, dia percaya dengan adanya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai turunan dari Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, maka itu akan membuat pasokan bahan baku penopang produk makanan dan minuman menjadi lebih pasti.

"Jadi kalau kementerian teknis perdagangan tidak mengeluarkan impor, rekomendasinya terlalu lama itu Menteri Perindustrian bisa cepat, dan Insya Allah dengan pola seperti ini maka kita menjamin suplai bahan baku untuk memastikan industri berjalan itu tetap akan dilakukan," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →