Sri Mulyani Siap Dukung Proses Audit Laporan Keuangan Bendahara Negara oleh BPK

Oleh : Candra Mata | Rabu, 27 Januari 2021 - 11:48 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mendukung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses pemeriksaan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) Tahun 2020. 

Proses pemeriksaan LKBUN sebagaimana kesepakatan bersama antara pemerintah dan BPK akan dijadwalkan dari Januari hingga Mei 2021.

“Dalam rangka kelancaran pemeriksaan LKBUN tahun 2020 yang tetap harus mengikuti protokol kesehatan karena COVID masih meningkat di Indonesia saat ini, kami mendorong seluruh unit terkait di lingkup anggaran BUN agar melakukan digitalisasi dokumen pengelolaan keuangan dan tanggung jawab keuangan negara yang akan menjadi dokumen sumber atau dokumen pendukung dalam pemeriksaan LKBUN tahun 2020,” ungkap Sri Mulyani dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir redaksi Industry.co.id pada Rabu (27/1/2021).

Dirinya berharap proses pemeriksaan dapat terjaga dengan baik sesuai standar pemeriksaan keuangan negara dan jadwal yang telah ditetapkan. 

“Kami ingin menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada BPK atas kerjasamanya yang sangat baik di dalam proses audit telah semakin baik dan komunikatif dengan adanya pembahasan konsep hasil pemeriksaan dan konsep rekomendasi," ucapnya.

"Kami berharap komunikasi yang baik antara pemerintah dan BPK yang telah terbangun selama ini dapat terus terjalin dan terjaga untuk kelancaran proses pemeriksaan dan upaya peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah,” tutup Menkeu.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →