40 dari Total 500 Unit Maung Pesanan Menhan Diserahkan ke Kasad, Dirut Pindad ke Prabowo: Terimakasih Pak, Kami Bangga...

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 16 Januari 2021 - 11:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto secara simbolis menyerahkan 40 unit Kendaraan ringan taktis Maung buatan PT Pindad (Persero) kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa  pada Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan beberapa waktu lalu di Jakarta.

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose yang mengikuti Rapim Kemhan secara daring melalui video confrence mengungkapkan rasa bangganya dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemhan menggunakan produk dalam negeri untuk mendukung TNI.

"Terimakasih Pak atas kepercayaan Kemhan terhadap Pindad, Kami bangga pada hari ini dilakukan acara penyerahan simbolis Maung dari Menteri Pertahanan kepada KASAD untuk mendukung tugas pokok TNI," ujar Abraham dilansir redaksi Industry.co.id pada Sabtu (16/1/2021).

Menurut Mose, total pesanan Maung tahap 1 dari Kemhan yaitu sebanyak 500 unit yang akan diselesaikan secara bertahap.

Maung sendiri didesain memiliki kemampuan manuver yang gesit dan handal untuk mendukung  mobilitas penggunanya di berbagai medan operasi.

"Maungpun dirancang untuk memiliki kemampuan modular untuk difungsikan menjadi berbagai varian operasi," ujarnya.

Sementara itu, Menhan Prabowo menegaskan komitmennya bahwa Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri.

" Kami dukung alutista buatan dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri," pungkasnya.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →