Sandi Pamerkan Danau Toba: Guys, Lihat Cantik Sekali, Ayo Wisata! Warganet: Boro-boro Wisata, Bisa Makan dan Bayar Sekolah Anak Aja Sudah Alhamdulillah Pak...

Oleh : Candra Mata | Kamis, 31 Desember 2020 - 08:35 WIB

INDUSTRY.co.id - Sumut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Solehudin Uno mengunggah keindahan pulau Danau Toba di Sumatera Utara.

Dalam unggahan melalui video aplikasi Tik Tok tersebut, Sandi memperlihatkan pemandangan dari atas bukit diareal lokasi waisata yang ditetapkan destinasi super prioritas.

"Guys, lihat pemandangannya, cantik sekali. Tidak kalah dengan spot-spot wisata lainnya di dunia. Saya sedang berada di Kaldera Toba yang pada bulan Juli lalu ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark karena memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal khususnya dalam hal budaya dan keanekaragaman hayati," kata Sandi seperti dikutip redaksi Industry.co.id dari laman sosial media miliknya pada Kamis (31/12).

Dalam video tersebut, Sandi berharap masyarakat dapat turut berpartisipasi bersaa Pemerintah untuk mengembangkan perekonomian di wilayah Danau Toba.

"Semoga dapat menambah semangat masyarakatnya untuk bersama-sama dengan pemerintah saling berkolaborasi mendorong pengembangan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut," ujarnya.

Tak hanya itu, Sandi juga mengajak masyarakat untuk turut berwisata dalam upaya membantu mempromosikan wisata dalam negeri serta meningkatkan ekonomi kreatif dan UMKM.

"Ayo kita jelajah wisata dalam negeri. Masih banyak spot-spot wisata yang belum terjamah dan terpromosikan dengan maksimal. Dengan berwisata di dalam negeri, berarti kita telah berkontribusi menggeliatkan bukan hanya sektor pariwisatanya tetapi juga ekonomi kreatifnya dan UMKMnya yang membuka begitu banyak lapangan kerja," pinta Sandi.

"Maju terus pariwisata Indonesia!," pungkas Sandi.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Sandi tersebut telah disukai lebih dari 15 ribu likes dan menuai beraam komentar.

"Boro-boro buat piknik/wisata, bisa buat makan dan biaya anak sekolah aja sdh alhamdulillah Pak. Mmg serba dilema ...disatu sisi pariwisata jg hrs bangkit krn sektor pariwisata jg sangat berdampak pada industri lainnya ( transportasi, hotel, kuliner,dll ) disatu sisi masalah protokol kesehatan jg blm bisa dilakukan dgn baik shg dari hari ke hari kasus covid semakin meningkat," Kata Arif Widhiyarso.

"Alhamdulillah pak dengan CORONA ini rumah sy semakin luas...banyak barang yg sdh sy jual, hampir 9 bulan jobless alih usaha apa adanya...ada udara segar kemaren...lah kok ditutup dan d perketat lagi terkait antigen dan bla bla...gak tau lagi ahh...yg penting bismillah aja hanya bisa bersandar sama Dzat yg maha kaya dan segalaNya," ungkap Dany Auric.

"Pak menteri ,hari iiniyg paling dibutuhkan rakyad kecil tidak lain supaya bisa makam tiap hari karena skrang sangat susah," ujar Abdul Malik.

"Pak Sandi, Danau Toba memang bagus, tapi pemerintah setempat sptnya tidur dan tidak mau mengembangkannya...dana yg digontorkan sdh byk tetapi waktu saya dan keluarga berkunjung kesana saya dapati jalan jalan yang berlubang, lampu penerangan jalan yang tidak memadai dimalam hari, serta kurangnya tempat wisata disana cuma puas dgn pemandangan alamnya saja.... ide saya cobalah dibuat planing yang serus, berdayakan masyarakat disana dan buatlah supaya wisatawan asing ataupun domestik betah disana," sebut David Chang.

"Jalan2 didalam negeri lbh mahal dibanding ke LN, banyak yg belum terjangkau oleh transportasi umum. Jd kalo ga kaya2 banget susah mau jalan2 ke tempat2 itu. Yg kelas  menengah jalannya ancol lagi ancol lagi, monas lagi monas lagi. Keliling Indonesia paling di TMII," tutur Regi Lestari.

"Coba pak ,wc umum di tempat wisata di gratisin ,,, banyak orang luar negri yg ngeluh liburan ke indonesia karena ke wc byr ," tandas Neng Hasna.

"Serba salah, mw plesir kalau hny buat tamasya. Di masa pandemi, ngeri2 banget. Hanya buat tamasya, pulangnya bawa penyakit. Belum lg protokol di bandara yg njelimet. Dilematis memang," imbuh Ridho Melunda.

"Pak Menteri setelah kunjungan harus ada follow up nya ..Jangan hanya sekedar berkunjung tetapi setelah itu tdk ada program yg jelas.tks," ucap Taufik Hafni.

"Promosi nya ditingkatkan pak,banyak orang luar negeri masih belum tau.. semoga indonesia cepat bangkit," kata Irsa Sazali.