Bandingkan Jumlah Kasus Covid-19 dengan Negara Lain, Menteri Muhadjir: Kita Tidak Terlalu Parah, Harus Kita Syukuri Keadaan Ini

Oleh : Candra Mata | Kamis, 01 Oktober 2020 - 10:03 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengemukakan bahwa jumlah kasus positif virus covid-19 di Indonesia tidak terlalu parah, mengingat besarnya jumlah populasi indonesia yakni keempat didunia.

"Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar nomor 4 di dunia, tapi dalam kasus ini (Covid-19) kita ada di urutan 21-22 sementara negara penduduk besar lainnya ada di urutan 1, 2, 3," kata Muhadjir seperti dikutip dari Kompas.com pada Rabu (1/10).

Menurutnya, Amerika dengan penduduk terbesar ketiga di dunia saja berada diposisi pertama atau terbanyak jumlah kasus coronanya.

"Begitu juga dengan negara India, yang menempati urutan kedua setelah AS. Negara Brazil yang jumlah penduduknya nomor lima di dunia, menempati urutan ketiga sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak," ungkapnya.

"Harus kita syukuri keadaan ini. Alhamdulilah perkembangan kasus tidak mengalami kenaikan eksponensial seperti yang dibayangkan akan berlipat ganda dari waktu ke waktu tapi relatif landai meski ada naik-turun," jelasnya.

"Kondisi masih terkendali," pungkas Muhadjir.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →