Wow! Pemerintah Buka Peluang Impor SDM untuk Benahi Tata Kelola BUMN

Oleh : Ridwan | Senin, 14 September 2020 - 15:02 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah tengah membuka peluang impor sumber daya manusia (SDM) untuk membenahi tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar lebih baik.

Nantinya, SDM dari luar negeri tersebut bisa diambil bakatnya untuk ditularkan kepada pegawai BUMN di dalam negeri. 

"Jadi sebelum ekspor talenta, kita tidak boleh alergi untuk impor talenta untuk mengakselerasi transformasi," ujar Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Alex Denni dalam acara webinar, Jakarta, Senin (14/9/2020).

Menurut Alex, SDM di Indonesia terbilanhg masih sedikit bila dibandingkan dengan SDM negara-negara lainnya. Oleh karena itu, bila impor talenta dilakaukan, dengan begitu Indonesia akan mampu melahirkan expert talent.

Dia mencontohkan, langkah itu dilakukan klub sepakbola dunia, FC Barcelona. Di mana, FC Barcelona banyak memiliki pemain bertalenta namun masih terus mengimpor talenta di luar klub-nya. Transformasi SDM BUMN, lanjut dia, dilakukan untuk menggenjot kinerja BUMN agar mampu bersaing di kanca internasional.

"Kadang-kadang kita harus impor talent terlebih dahulu hingga akhirnya kita bisa melahirkan expert talent. Bahkan Barcelona yang sudah sebegitu besarnya perlu import talent juga," tutur Alex.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →