Asiik! Tahun Depan, Nadiem Bakal Kecipratan Anggaran Besar dari Jokowi

Oleh : Ridwan | Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:05 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah mengalokasikan dana Rp549,5 triliun untuk sektor pendidikan. Jumlah itu sebesar 20 persen dari total Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pidato tahunan di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

"Akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas SDM, kemampuan adaptasi teknologi, peningkatan produktivitas melalui pengetahuan ekonomi di era industri 4.0," kata Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan reformasi pendidikan melalui transformasi kepemimpinan kepala sekolah, transformasi pendidikan dan pelatihan guru, mengajar sesuai tingkat kemampuan siswa, standar penilaian global, serta kemitraan daerah dan masyarakat sipil.

Selain itu, dilakukan kebijakan lainnya di bidang pendidikan, melalui penguatan program vokasi dan kartu prakerja, penguatan penyelenggaraan PAUD, peningkatan efektivitas penyaluran bantuan pendidikan (BOS, PIP, dan LPDP), percepatan peningkatan kualitas sarpras pendidikan terutama untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

"Serta penajaman KIP Kuliah dan pendanaan pendidikan tinggi," tambah Jokowi.

Anggaran untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin oleh Nadien Makarim ini merupakan yang terbesar bila dibanding dengan kementerian lain.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →