Halo Pemda Tolong di Catat! Ini 4 Syarat Pinjaman PEN Daerah

Oleh : Nata Kesuma | Sabtu, 08 Agustus 2020 - 06:08 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Prima Astera menyampaikan ada empat syarat Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Daerah.

Pertama, sebutnya, daerah tersebut merupakan daerah terdampak Covid-19. 

Lalu kedua, daerah tersebut memiliki program ekonomi daerah yang sejalan dengan PEN Nasional.

"Persyaratan pinjaman daerah yang pertama adalah daerah tersebut harus merupakan daerah yang terdampak Covid-19. Kedua memiliki program atau kegiatan Pemulihan Ekonomi Daerah yang mendukung program PEN Nasional yang secara garis besar dibagi 3 bagian yaitu kesehatan, jaring pengaman sosial atau bansos, ketiga untuk mendukung bangkitnya perekonomian," jelas Prima Astera pada virtual tentang Pinjaman PEN untuk Pemerintah Daerah (Pemda), Jumat, (07/08) di Jakarta. 

Kemudian dikatakannya syarat ketiga adalah jumlah sisa pinjaman ditambah dengan jumlah pinjaman yang akan ditarik tidak melebihi 75% dari jumlah penerimaan umum APBD tahun sebelumnya. 

"Ini sebenarnya ketentuan umum yang berlaku untuk semua pinjaman daerah, ada treshold 75%," tegasnya.

Adapun berikutnya syarat keempat adalah daerah harus memenuhi rasio kemampuan keuangan daerah untuk mengembalikan pinjaman daerah paling sedikit sebesar 2,5%. 

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →