Laba BCA Syariah Tumbuh 8,71 Persen di Semester I 2020
INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT. Bank BCA Syariah (BCA Syariah) bukukan laba sebelum pajak di Juni 2020 sebesar Rp37,3 miliar meningkat 8,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp34,3 miliar.
"Laba setelah pajak tercatat sebesar Rp28 miliar, tumbuh 8,71 persen pada semester I 2020. Ini lebih besar dari tahun lalu periode yang sama hanya mencatatkan Rp25,76 miliar," kata Direktur BCA Syariah Pranata, dalam kegiatan Media Update: Pemaparan Kinerja BCA Syariah Semester 1 – 2020 yang dilaksanakan secara daring (tanpa tatap muka) di Jakarta, Senin (27/7/2020).
Sementara, di tengah likuiditas yang relatif ketat BCA Syariah mampu meningkatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,46% menjadi sebesar Rp6,0 triliun per Juni 2020.
Dalam kesempatan yang sama Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan, Di tengah kondisi yang penuh tantangan ini, kami tetap berkomitmen untuk melakukan penyaluran pembiayaan dengan penuh kehati-hatian. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kami untuk percepatan pemulihan ekonomi di Tanah Air”.
Dalam mendukung tatanan kehidupan normal baru, BCA Syariah terus meningkatkan fitur-fitur e-channel untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi para nasabah. Di masa pandemi ini, pengguna mobile banking BCA Syariah Mobile meningkat sebesar 46% menjadi sebanyak 36.700 ribu user dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 25.100 user.
Sementara pengguna internet banking Klik BCA Syariah meningkat 108% menjadi sebesar 5.800 user dibandingkan tahun lalu di kisaran 2.800 user. Transaksi melalui e-channel mendominasi jumlah transaksi BCA Syariah selama kuartal kedua tahun 2020. Komposisi terbesar adalah transaksi melalui BCA Syariah mobile dan Klik BCA Syariah sebesar 52% disusul oleh transaksi ATM/EDC sebesar 45% dan sisanya melalui cabang sebesar 3%.