Hutama Karya Turunkan Alat Berat Tanggap Bencana Banjir Bandang di Luwu Utara

Oleh : Herry Barus | Jumat, 17 Juli 2020 - 11:00 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Luwu- Di tengahmerebaknya  pandemi  Covid-19  di Indonesiayang  masih  terus bertambah  angka  positifnya,  berita  duka  kembali menyelimuti.  Banjir  bandang  menerjang 6 (enam)kecamatan  di  kabupaten  Luwu  Utara,  Sulawesi  Selatan  pada  Senin  malam  (13/7).

Badan  Penanggulangan  Bencana  Daerah  (BPBD)  Kabupaten  LuwuUtara  menyebut  bahwa banjir bandang ini dipicu salah satunya karenahujan dengan intensitas tinggi dua hari sebelum bencana. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang.

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sedang  mengerjakan  proyek  Pembangunan  Irigasi,  Daerah  Irigasi  BaliaseKanan  2  Paket  4, langsung menurunkan 20 timbeserta2 (dua) alat berat excavator untuk membersihkan lumpur-lumpur,dan membuka akses jalan dan1 (satu) alat berat excavator kecilyang digunakan untuk pencarian jenazah sesaat setelah kejadian banjir bandang tersebut.

Executive   Vice   President   Sekretaris   Perusahaan   Hutama   Karya   Muhammad   Fauzan  Jumat (17/7/2020) menjelaskan bahwa BUMN memiliki satuan tugas (satgas) bencana di hampir di semua daerah di Indonesia dan Hutama Karya turut aktif dalam satgas bencana ini melalui proyek Hutama Karya  yang  tersebar  di  seluruh  Indonesia.

“Hutama  Karya  tanggap  dengan  bencana  yang terjadi.  Setelah  banjir  bandang  menerjang  di  Masamba, Manajemen  minta  agara tim  segera turun membantu,dengan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Luwu Utara, TNI dan Polri setempat.” terang Fauzan.Lebih  lanjut  Fauzan  menjelaskan  bahwa  selain alat  berat,diserahkan pula bantuan berupa sembako dan  kebutuhan  dasar  lainnya  ke  posko  dapur  umum  di  Masamba. 

“Ada  alat  berat untuk  membersihkan  lumpur-lumpur  dan  pencarian  jenazah,  dan makanan  siap  saji,  obat-obatan  ,  hingga kebutuhan  dasar  lain.  Kita  salurkan  melalui  posko  dapur  umum  Masamba.” imbuh Fauzan.

Banjir  bandang yang  terjadi  pada senin  malam lalu  memang  langsungmenerjang  enam kecamatan  yang  terdampak  di  Kabupaten  Luwu  Utara  yaitu  Masamba,  Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

Informasi dari tim proyek yang diturunkan sebagai satgas bencana Hutama Karya bahwa banjir ini telah menyebabkan permukiman warga dan fasilitas umum tertutup lumpur banjir sehingga masih banyak wargayang mengungsi dan  membutuhkan bantuan seperti air bersih, pakaian layak pakai, susu untuk anak-anak dan juga kain kafan.

Terakhir Fauzan menambahkan bahwa bantuan ini akan terus berlanjut karena masih banyak masyarakat  yangmembutuhkan  bantuan.

 “Kami  masih  akan  melanjutkan  bantuan  tahap selanjutnya, masih banyak  masyarakat yang mengungsi dan membutuhkan bantuan terutama air bersih dan makanan.Bantuan akan kami berikan bertahap melalui tim CSR dan tim proyek kami di lapangan” tutup Fauzan.

Herry Barus Lihat semua artikel →