Generasi Muda Saatnya Melawan Aksi Teror Dunia Maya
INDUSTRY.co.id - Bandung- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengajak seluruh generasi muda menyuarakan perlawanan terhadap terorisme baik di dunia nyata maupun media maya (internet).
"Melalui dunia maya tidak ada filter lagi, semua bisa ditelan begitu saja dan itu bisa terjadi di mana-mana dan di sekitar kita," ujarnya saat menutup pelatihan Duta Damai Dunia Maya 2017 untuk wilayah Jawa Barat di Bandung, Kamis (13/4/2017)
Suhardi menuturkan generasi muda harus berperan aktif dalam menjegal berbagai konten yang disinyalir terindikasi dalam penyebaran terorisme dan radikalisme, serta terlebih saat ini pola perekrutan dilakukan melalui internet.
"Karena itu, peran adik-adik yang hari ini resmi telah menjadi duta damai dunia maya BNPT untuk melawan mereka dengan menyebarkan konten-konten damai di dunia maya," ujarnya kepada awak media di Bandung.
Diakui Suhardi, tugas duta damai dunia maya ini tidaklah mudah dalam menghadapi penyebaran terorisme dan radikalime.
Namun ia meyakini generasi muda memiliki cara dan kiat sendiri untuk menghadapi isu tersebut.
"Saya atas nama pemerintah dan negara mohon bantuan kepada adik-adik untuk terlibat aktif dalam melakukan kontra radikalisasi di dunia maya," katanya.
Lanjutnya, berdasarkan hasil survei terdapat sekitar 64 persen pengguna internet di Indonesia adalah generasi muda yang masih labil dan tengah mencari jati diri, sehingga mereka rentan terpengaruh oleh berbagai konten radikal yang disebar melalui internet.
"Harus bisa menyentuh masalah dan variabelnya dari hulu sampai hilir. Seperti persoalan kemiskinan dan kurangnya pendidikan bagi anak-anak, terutama keluarga teroris. Mereka jangan hanya diisi akhlaknya, tapi juga pengetahuan, sehingga tidak mudah terpapar paham radikal terorisme," kata dia.
Dia juga berharap dengan adanya pelatihan duta damai ini segala konten terorisme dan radikalisme yang menyasar kalangan muda dapat diantisipasi.
"Mudah-mudahan kita bisa menyelamatkan bangsa ini dan menjadi NKRI dari ancaman terorisme," kata dia.
Sebelumnya, BNPT menggelar pelatihan Duta Damai Dunia Maya dengan menghimpun 60 orang generasi muda yang bergerak di bidang IT, blogger/penulis dan program desain, di Kota Bandung pada 10-13 April 2017.
Dari pelatihan tersebut, menghasilkan lima website damai yaitu www.aku.dutadamai.id, www.bhinneka.dutadamai.id, www.saung.dutadamai.id, www.cahaya.dutadamai.id, dan www.hanjuang.dutadamai.id.
Kelima website itu akan bersinergi dengan website-website damai dari duta damai 2016 serta dengan Pusat Media Damai (PMD) BNPT dan diharapkan dapat menjadi penyeimbang sekaligus penangkal konten radikalisme dan terorisme.