Kawasan Sentul Selatan Lokasi Pilihan Hunian Profesional Muda

Oleh : Herry Barus | Senin, 10 April 2017 - 03:48 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Anugerah Sejahtera Group (AS Group) mengembangkan hunian eksklusif Jagathi Resort di kawasan Sentul Selatan dengan nilai investasi sekitar Rp65 miliar.

"Kawasan Sentul Selatan kini bertransformasi menjadi kawasan hunian wisata modern di daerah penyanggah Ibu Kota. Pembangunan Jagathi Resort dikawasan pegunungan dengan alam yang sejuk ini untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen yang mengutamakan kualitas hidup keluarga yang jauh dari polusi udara dan suara," kata Chief Executive Officer AS Group, Benlis Wislon Butar Butar di Jakarta, belum lama ini.

Nilai investasi hunian di kawasan ini menurut Benlis, cenderung meningkat seiring pengembangan hunian terpadu bertaraf internasional oleh developer raksana disekitarnya.

"Memiliki unit hunian atau berinvestasi di Jagathi Resort sangat menguntungkan, mengingat kedekatannya dengan destinasi wisata, kampus internasional, rumah sakit dan termasuk dalam rencana perkembangan infrastruktur LRT Jabodetabek tahap dua," ujarnya.

LRT Jabodebek tahap dua sepanjang 41,5 kilometer direncanakan melintasi Bogor dan Bekasi yang merupakan kawasan suburban hingga menuju pusat Kota Jakarta di Dukuh Atas dan berlanjut ke Senayan dan Grogol.

Benlis menambahkan Jagathi Resort menempati lahan seluas 1,2 hektare untuk membangun 64 unit townhouse di kawasan timurnya Kota Bogor, Kecamatan Babakan Madang. Dibangun diperbukitan Sentul dengan view Gunung Salak, Gunung Pancar dengan mengedepankan konsep desain arsitektur hunian hijau bergaya resort Bali.

Sentul Selatan diketahui merupakan kawasan hunian wisata daerah penyangah ibukota yang selalu ramai dikunjungi keluarga pada masa liburan dengan keanekaan wisatanya. Seperti wisata edukasi, wisata alam, wisata bermain dan hiburan serta sekolah internasional dengan lingkungan alam yang asri.

Benlis menambahkan harga per unitnya berkisar mulai Rp1,1 hingga Rp3 miliar dengan empat varian hunian seluas 48 hingga 120 meter persegi untuk bangunan dan luas tanah mulai 84 - 200 meter persegi.

Sejak dipasarkan pada awal 2017, terjual sebanyak 9 unit dan optimistis sold out hingga akhir tahun.

AS Group menerapkan strategi keringanan pembayaran bagi konsumen dengan menawarkan skema tunai keras dan tunai bertahap secara proporsional serta bekerjasama dengan Bank BTN, BRI, Mandiri, BCA dan Bank CIMB untuk skema KPR.

"Serah terima unit yang tepat waktu dan faktor privasi serta keamanan, kenyamanan penghuni selalu jadi perhatian eksklusif AS Group dengan menempatkan satu pintu akses keluar masuk kawasan dipadukan dengan keamanan 1 x 24," kata Benlis.

Sejak berdiri 2008, tambah Benlis, AS Group komit pada managemen lingkungan profesional dan konsistensi membangun sesuai plan show unit awal. Sebagai developer, pihaknya selalu memperhatikan kualitas bahan bangunan, desain interior unit termasuk sistem kabelisasi tertanam agar fasad antar hunian lebih serasi disetiap proyek properti yang dikembangkan.

Dua tahun ke depan, pemilik unit Jagathi Resort dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dengan lansekap hijau disekitarnya. Para penghuni dapat tinggal dengan nyaman, bersantai bersama keluarga, melakukan aktivitas olahraga outdoor, berenang dan memanfaatkan ruang pertemuan.

"Melalui akses tol Jagorawi yang memiliki empat jalur lintasan dan hanya selangkah menuju pasar Babakan Madang serta sekitar 5 menit dari tol Jagorawi exit pintu Sentul Selatan, penghuni dapat dengan mudah menuju Ibukota dan tujuan lainnya," tambahnya.

AS Group sukses membangun sejumlah proyek residensial dan komersial dengan brand "De' Minimalist" (De') bagi kelas menengah atas yang tersebar dibeberapa kota.

Proyek residensial De' Golf Terrace Rawamangun, Jakarta Timur dan Kota Bekasi antara lain De' Jatiwaringin, De' Jatibening, De' Bekasi Timur, De' Kalimalang, De' Bekasi Barat serta De' Sentul Residence maupun De' Cibinong di Kota Bogor. Sedangkan proyek komersial seperti De' Jatibening, De' Bekasi Timur, De' Bekasi Barat dikembangkan di kawasan Kota Bekasi.

 

Herry Barus Lihat semua artikel →